Penanganan Karhutla, Hengky Honandar: Jangan Tunggu Api Membesar

Herry Lengkong • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 12:35 WIB
Wali Kota Bitung Hengky Honandar periksa kesiapan pasukan penanganan Karhutla. (Foto: Dokumen Instimewa)
Wali Kota Bitung Hengky Honandar periksa kesiapan pasukan penanganan Karhutla. (Foto: Dokumen Instimewa)

 

JAGOSATU.COM - Dalam menghadapi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), jangan tunggu api membesar. Hal itu disampaikan Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE saat memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), yang digelar di Lapangan Sari Cakalang, Kamis (03/09/2026).

Menurut Hengky, selain menjadi penyangga keseimbangan ekosistem, hutan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan air, kualitas udara, keanekaragaman hayati serta menjadi sumber kehidupan masyarakat.

"Hutan dan lahan merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita jaga dan lestarikan," ujar Hengky.

Lanjut Hengky, Karhutla berdampak luas, bukan hanya lingkungan, tetapi kesehatan, aktivitas sosial dan ekonomi hingga kelancaran transportasi.

"Jika terjadi kebakaran hutan dan lahan, dampaknya tidak hanya merusak lingkungan. Asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan masyarakat, menghambat aktivitas sosial dan ekonomi, mengganggu transportasi serta berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar apabila tidak segera ditangani," kata Hengky.

Kondisi cuaca yang cenderung kering dan meningkatnya potensi kebakaran, kita dituntut untuk meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan. Karena itu, penanganan Karhutla harus dilakukan secara serius, cepat, terpadu dan berkelanjutan.

"Jangan Tunggu Api Membesar. Dalam penanganan Karhutla, kecepatan adalah kunci," tegasnya.

Olehnya, ia mengajak masyarakat Kota Bitung menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Seperti saat membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, dapar mencegah agar tidak menimbulkan potensi.

"Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan kita dalam mencegah dan menangani Karhutla," tandasnya.

Apel tersebut dihadiri Dandim 1310/Bitung Letkol Dewa Made DJ, Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, unsur Forkopimda, serta diikuti personel TNI-Polri, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bitung, BPBD Kota Bitung, BNPB, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, serta para camat.

Editor : Herry Lengkong
forkopimda kota bitung karhutla Hengky Honandar walikota bitung Kota Bitung