Lestarikan Budaya Lokal, DPC PKB Bitung Gelar Seminar Kebudayaan Islam Gorontalo

Herry Lengkong • Dipublikasikan Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:20 WIB
Seminar Kebudayaan Islam Gorontalo di Bitung. (Foto: Herry Lengkong)
Seminar Kebudayaan Islam Gorontalo di Bitung. (Foto: Herry Lengkong)

 

JAGOSATU.COM - DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bitung menggelar Seminar Kebudayaan Islam Gorontalo di Kota Bitung, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan ini menjadi upaya mendorong pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan teknologi dan pengaruh budaya asing.

Sekretaris DPW PKB Sulawesi Utara (Sulut), Sarhan Antili SE, mengatakan seminar tersebut merupakan bentuk kepedulian PKB terhadap keberlangsungan kebudayaan daerah, khususnya budaya Islam Gorontalo yang dinilai mulai tergerus oleh pengaruh budaya asing.
Menurut Sarhan, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat agar nilai-nilai budaya daerah tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

“Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Kementerian Kebudayaan RI bersama salah satu Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, selaku kader Partai Kebangkitan Bangsa,” ungkap Sarhan yang juga menjabat Staf Khusus Gubernur Sulut.

Ia berharap, melalui seminar tersebut, berbagai kebudayaan daerah yang berkembang di Kota Bitung dapat terus digali, diperkenalkan, dan dilestarikan sehingga tetap dikenal oleh anak cucu di masa mendatang.

Sarhan juga menekankan pentingnya masukan dari tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dalam memperkuat upaya pengenalan budaya lokal kepada masyarakat luas.

“Melalui seminar seperti ini, dibutuhkan masukan dari para tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat yang ada di Kota Bitung untuk lebih memperkenalkan budaya daerah,” katanya.

Sementara itu, salah satu pemateri seminar, Azhari Laisa, menyoroti dampak perkembangan teknologi terhadap keberadaan budaya lokal, terutama di kalangan generasi muda.
Menurutnya, kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan kesadaran untuk menjaga nilai-nilai budaya dan peradaban masyarakat.

Ia pun mengapresiasi inisiatif PKB Kota Bitung yang menggelar seminar tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap pelestarian budaya lokal, khususnya budaya Gorontalo di Kota Bitung.

“Saya mengapresiasi gagasan Partai Kebangkitan Bangsa yang mau peduli terhadap budaya lokal, khususnya budaya Gorontalo di Kota Bitung,” ujar Azhari.

Senada dengan itu, Sania Sinta Mokodompit mengajak generasi muda, terutama kalangan milenial, untuk mengambil peran aktif dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan daerah.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu faktor penting agar budaya lokal tetap hidup dan tidak kehilangan tempat di tengah perkembangan zaman.

“Peran generasi muda sangat penting dalam melestarikan kebudayaan, terutama budaya kita sendiri, khususnya budaya Islam Gorontalo,” ujarnya.

Ia juga berharap tokoh masyarakat dapat terus bersinergi dengan generasi muda dalam memperkenalkan serta menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Terpisah, Ketua DPC PKB Kota Bitung, Tonny Yunus, menegaskan bahwa seminar kebudayaan tersebut tidak akan menjadi kegiatan terakhir yang digelar pihaknya.

PKB Kota Bitung, kata dia, berencana melanjutkan kegiatan serupa dengan mengangkat beragam kebudayaan lokal dari berbagai daerah yang hidup berdampingan di Kota Bitung.

“Ke depan, kami akan menggelar seminar yang mengangkat budaya lokal dari daerah lain, seperti Minahasa, Makassar, Sangihe, Talaud, dan daerah-daerah lainnya yang ada di Kota Bitung,” kata Tonny.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PKB Kota Bitung berharap kekayaan budaya masyarakat yang beragam dapat semakin dikenal, sekaligus memperkuat kesadaran bersama untuk menjaga warisan budaya bagi generasi mendatang.(hry)

Editor : Herry Lengkong
Partai Kebangkitan Bangsa tonny yunus budaya seminar