Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Jerome Polin Mengungkapkan Cara Lunasi Utang Negara, Seluruh Rakyat Patungan Rp 28,6 Juta per Individu

Via Ponamon • 2023-06-28 13:08:32
Tangkapan layar IG Jerome Polin.
Tangkapan layar IG Jerome Polin.

JAGOSATU.COM - Beredar di media sosial, Jerome Polin seorang konten kreator dan pakar Matematika telah membagikan sebuah video mengenai utang negara.

Menurutnya, utang negara sebesar Rp 7.849,8 triliun dapat dilunasi jika seluruh penduduk Indonesia berkontribusi dengan jumlah Rp 28,6 juta per orang.

"Dibayarkan sebesar Rp 28.690.000 per orang," ujar Jerome dalam unggahannya seperti dilansir pada Selasa (27/6).

Sebelum melakukan perhitungan dalam kontennya, Jerome diminta oleh pengguna media sosial untuk menghitung jumlah uang yang harus disiapkan setiap individu untuk melunasi utang negara Indonesia.

Dalam kolom komentar, pengguna media sosial menanyakan berapa jumlah yang harus disumbangkan per orang untuk membayar utang negara hingga lunas.

"Saudara-saudara, jika utang negara dibayar oleh seluruh penduduk Indonesia, berapa jumlah yang harus dibayarkan oleh setiap orang?" tanya seseorang kepada Jerome Polin yang sedang bersepeda statis di dalam kamarnya.

Mendengar pertanyaan tersebut, Jerome terlihat terkejut, namun segera bergerak menuju papan tulis dengan mengenakan kemeja putih dan jas.

Ia menyebutkan bahwa utang negara hingga April 2023 mencapai Rp 7.849,8 triliun, sedangkan jumlah penduduk Indonesia adalah 273,52 juta orang.

Kemudian, Jerome terlihat sibuk melakukan perhitungan mulai dari pembagian hingga perkalian angka-angka tersebut, dengan sibuk mencoret-coret papan tulis di depannya.

"Bagaimana, teman-teman, mau berkontribusi?" tanyanya.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan mencatat bahwa utang pemerintah telah mencapai Rp 7.849,89 triliun pada April 2023.

Namun, Yustinus Prastowo, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, menjelaskan bahwa sumber utang utama pemerintah masih berasal dari penerbitan surat berharga negara (SBN) dengan total nilai mencapai Rp 7.007,03 triliun, atau sekitar 89,26 persen dari total utang pemerintah.

Sementara itu, utang yang berasal dari pinjaman mencapai Rp 842,3 triliun, terdiri dari pinjaman luar negeri sebesar Rp 819,8 triliun dan pinjaman dalam negeri sebesar Rp 22,5 triliun.

Jika dilihat berdasarkan mata uang, mayoritas utang pemerintah masih berada dalam bentuk rupiah. Yustinus menjelaskan bahwa utang pemerintah dalam mata uang rupiah mencapai Rp 5.720,9 triliun atau sekitar 73 persen dari total utang.

Sementara sisanya, yaitu Rp 2.128,4 triliun, berada dalam bentuk valuta asing.

"Sebagian besar utang Indonesia berada dalam mata uang rupiah. 73% utang Indonesia berasal dari SBN domestik. Tentu ini baik untuk mengurangi risiko pasar akibat pelemahan nilai utang karena depresiasi rupiah," tulis Yustinus melalui akun Twitter pribadinya. (jpg)

Editor : Via Ponamon
#utang negara #surat berharga negara #Jerome Polin