Jagosatu.com - Esports di Indonesia bukanlah hal yang tiba-tiba populer.
Sekretaris Jenderal IeSPA, Prana Adisapoetra, mengungkapkan bahwa industri ini sebenarnya sudah ada sejak awal 2000-an.
"Saat itu, esports dikenal sebagai kompetisi video game. Zaman dulu, pertandingan diadakan di LAN antar-warnet karena internet belum semaju sekarang," katanya saat diwawancarai oleh BukaReview.
Dengan berkembangnya teknologi dan masuknya berbagai game internasional, industri esports pun semakin matang di Indonesia.
Komunitas gamer mulai bertumbuh pesat, dan pertandingan-pertandingan online pun mulai sering digelar.
"Dulu turnamen game lebih terbatas di daerah tertentu, misalnya di warnet-warnet. Namun, sekarang semuanya lebih terbuka," tambah Prana.
Beberapa game yang populer hari ini, seperti DOTA 2 dan CS: GO, merupakan versi modern dari game-game yang telah dimainkan sejak dulu, seperti DOTA 1 dan Counter-Strike.
Richard Permana, dari Divisi Pengembangan Komunitas PC Games IeSPA, juga menambahkan bahwa perkembangan esports di Indonesia sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
"Banyak judul game yang bertahan tiap tahun, dan beberapa yang terus menjadi favorit di kalangan gamer," katanya.
Perhatian pemerintah terhadap esports pun semakin terlihat.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, pernah memberikan apresiasi kepada kontingen esports Indonesia di Asian Games 2018.
Bahkan, Presiden Joko Widodo pun kerap menyinggung pentingnya industri gaming dalam berbagai kesempatan.