Jagosatu.com - Renejay, Yawi, dan H2WO akhirnya resmi meninggalkan panggung Mobile Legends dan memilih bergabung ke ranah esports Honor of Kings (HoK).
Ketiganya dikenal sebagai bintang besar di Filipina dan pernah menjadi tulang punggung tim-tim populer seperti Nexplay Evos dan Smart Omega.
Kabar ini mengejutkan banyak penggemar karena mereka sudah lama berkarier di dunia MLBB dan punya basis fans yang sangat besar.
Menurut GMA News, ketiganya diumumkan bergabung dalam satu tim baru bersama Akosi Dogie dan Sumpak, dua nama besar lain di industri gaming Filipina.
Langkah ini menjadi sorotan karena mereka bukan sekadar pindah game, tapi juga bersatu kembali setelah lama tidak bermain dalam satu tim.
Honor of Kings sendiri adalah game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) buatan Tencent yang semakin populer di Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Filipina.
Game ini memiliki mekanisme gameplay mirip dengan MLBB, tapi dengan grafis yang lebih realistis dan karakter yang lebih variatif.
Perpindahan mereka memicu reaksi beragam dari komunitas gamer, mulai dari yang senang hingga yang kecewa karena kehilangan idola mereka di MLBB.
Beberapa fans menyebut keputusan ini sebagai "langkah cerdas" karena Honor of Kings kini tengah menggelar kompetisi besar-besaran dengan hadiah yang menggiurkan.
Dilansir dari One Sports Philippines, ketiganya diumumkan secara resmi melalui video promosi HoK pada 3 Juli 2025.
Baca Juga: Bukan Bola, Cristiano Ronaldo Kini Pimpin Dunia Esports di Turnamen Terbesar Sepanjang Sejarah!
Dalam video tersebut, terlihat ketiganya mengenakan seragam tim HoK sambil mengucapkan salam perkenalan ke komunitas baru mereka.
Perpindahan ini juga memunculkan spekulasi bahwa akan ada lebih banyak pro player MLBB lain yang pindah mengikuti jejak mereka.
Menurut Dunia Games, ketiganya mendapat tawaran kontrak dengan nominal yang besar serta fasilitas pelatihan profesional dari pihak HoK.
Langkah ini menjadi strategi promosi besar-besaran dari Tencent untuk menyaingi dominasi MLBB di Asia Tenggara.
Tidak sedikit pula yang menyebut ini sebagai awal dari perang dingin antara dua game MOBA terbesar di dunia mobile.
Para penggemar MLBB di media sosial menyampaikan perasaan campur aduk, mulai dari bangga, sedih, hingga antusias melihat langkah karier baru idola mereka.
Dogie, sebagai figur sentral di balik keputusan ini, mengatakan bahwa ini bukan sekadar pindah game, tapi soal membuka peluang baru yang lebih besar.
Beberapa analis esports menyebutkan bahwa langkah ini bisa menjadi titik balik untuk kejayaan baru Honor of Kings di Filipina.
Sementara itu, komunitas HoK menyambut ketiganya dengan hangat dan berharap mereka membawa prestasi baru di kancah turnamen internasional.
Langkah besar ini membuktikan bahwa dunia esports kini semakin kompetitif dan terbuka bagi siapa saja yang ingin mencoba hal baru.
Dengan pengalaman dan popularitas mereka, Renejay, Yawi, dan H2WO diyakini bisa menjadi ikon baru di dunia Honor of Kings.
(AR)
Editor : ALengkong