Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Wardeka dan Dua Game Lokal Lainnya yang Sukses Go Internasional

ALengkong • 2025-07-08 09:12:36
Wardeka game buatan anak bangsa yang bersaing secara internasional
Wardeka game buatan anak bangsa yang bersaing secara internasional

Jagosatu.com - Game buatan Indonesia kini makin dikenal di dunia, membuktikan bahwa karya anak bangsa mampu bersaing secara global.

Salah satu game yang sedang naik daun adalah Wardeka, game strategi yang mengangkat budaya Nusantara.

Wardeka menyuguhkan pengalaman bermain strategi berbasis giliran atau turn-based strategy, dengan latar belakang kerajaan-kerajaan Indonesia zaman dulu.

Pemain bisa memilih kerajaan seperti Majapahit, Sriwijaya, atau Sunda, dan membangun strategi untuk menguasai wilayah.

Uniknya, tiap faksi dalam game punya karakteristik sendiri, lengkap dengan unit, tokoh, dan taktik khas yang terinspirasi sejarah asli.

Wardeka juga memuat elemen edukatif tentang budaya dan sejarah Indonesia, membuat game ini tidak hanya seru, tapi juga menambah wawasan.

Visual Wardeka dibuat dengan sentuhan seni lokal yang khas, menghadirkan peta, bangunan, dan pakaian tokoh yang mirip dengan peninggalan sejarah.

Musik latarnya pun memakai instrumen tradisional seperti gamelan dan angklung, menciptakan suasana khas Indonesia.

Wardeka dipuji oleh komunitas gamer luar negeri karena konsepnya yang orisinal dan unik.

Game ini sempat ditampilkan dalam acara gaming internasional dan menarik perhatian banyak media luar.

Selain Wardeka, Indonesia juga punya game horor yang sudah lama dikenal dunia, yaitu DreadOut.

DreadOut adalah game horor buatan Digital Happiness asal Bandung, yang sudah dimainkan oleh YouTuber terkenal seperti PewDiePie.

Game ini bercerita tentang Linda, seorang pelajar yang menghadapi berbagai makhluk gaib dari mitologi lokal seperti kuntilanak dan pocong.

Pemain menggunakan kamera ponsel untuk melihat dan melawan hantu-hantu, mirip seperti gameplay di game Jepang Fatal Frame.

Karena keberhasilannya, DreadOut mendapat sekuel dan bahkan dibuatkan versi film layar lebar di Indonesia.

Game ketiga yang tak kalah sukses adalah Coffee Talk, game simulasi ala barista buatan Toge Productions dari Tangerang.

Coffee Talk membawa pemain menjadi pembuat kopi sambil mendengarkan cerita pelanggan di kafe malam hari yang hangat.

Game ini menonjol karena suasana santainya, desain pixel art yang indah, serta cerita yang menyentuh dan penuh nilai sosial.

Coffee Talk sangat populer di luar negeri, bahkan dirilis di berbagai platform seperti Steam, PlayStation, dan Nintendo Switch.

Suksesnya game ini membuat pengembang merilis sekuel berjudul Coffee Talk Episode 2: Hibiscus & Butterfly yang juga laris.

Ketiga game ini adalah bukti bahwa karya kreator Indonesia bisa bersaing secara ide, kualitas, dan inovasi di pasar global.

Dengan dukungan dari dalam negeri, game lokal seperti Wardeka, DreadOut, dan Coffee Talk bisa menjadi kebanggaan Indonesia di dunia.

(db)

Editor : ALengkong
#wardeka #Game Indonesia #coffee talk #DreadOut