Sekuel ini jadi lanjutan dari game pertamanya yang sukses dengan nuansa Soviet alternatif.
Tapi di seri kedua ini, semuanya naik level — dari gameplay, grafis, sampai ceritanya.
Developer Mundfish menjanjikan pengalaman open world yang lebih luas dan bebas eksplorasi.
Bukan cuma luas, tapi dunia yang dibangun punya cita rasa cyberpunk, horror, dan fiksi ilmiah.
Ini membuat Atomic Heart 2 terasa seperti gabungan Bioshock, Control, dan Cyberpunk 2077.
Salah satu hal yang paling menarik adalah mekanik wallrunning yang bakal ditambahkan.
Wallrunning memungkinkan karakter kamu bergerak cepat di dinding ala Titanfall.
Baca Juga: Wardeka: Game Shooter Buatan Manado, Integrasi Budaya dan Ambisi Esports Global!
Tentu ini bakal bikin pertempuran jadi lebih cepat dan intens.
Senjata-senjatanya juga akan hadir dengan upgrade baru, termasuk kemampuan crafting.
Musuh yang dihadapi juga makin gila — dari robot humanoid, mutan, sampai makhluk asing.
Ada bocoran soal musuh raksasa mirip paus luar angkasa yang menghancurkan area tertentu.
Selain itu, dunia di Atomic Heart 2 kabarnya juga akan punya kota-kota yang melayang di langit.
Belum banyak detail tentang kota terbang ini, tapi digadang-gadang bisa jadi tempat misi besar.
Uniknya, game ini tetap mempertahankan suasana retro-futuristik khas Soviet lama.
Namun, dengan tambahan elemen modern yang bikin tampilannya makin imersif.
Pemain juga dikabarkan bisa membuat keputusan yang memengaruhi jalannya cerita.
Pilihan-pilihan ini akan berdampak pada ending game, mirip dengan konsep RPG klasik.
Fitur ini bikin setiap pemain bisa punya pengalaman yang berbeda satu sama lain.
Kabar baiknya, game ini sedang dikembangkan untuk PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X/S.
Jadi gamer dari berbagai platform bisa menikmati kisah dan aksinya.
Sayangnya, belum ada tanggal rilis pasti untuk game ini.
Tapi menurut Mundfish, proses pengembangan sedang berjalan dan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Sementara itu, kamu bisa coba cek game Wardeka, game shooter sci-fi buatan lokal yang punya konsep berbeda.
Wardeka mungkin tidak sekompleks Atomic Heart 2, tapi punya potensi di genre yang sama.
Perkembangan dunia game sci-fi ini menunjukkan bahwa gamer makin dimanjakan dengan pilihan genre baru.
Atomic Heart 2 bisa jadi pesaing kuat buat game-game shooter futuristik lain di masa depan.
Apalagi jika benar akan menggabungkan elemen cerita dalam gaya film fiksi ilmiah besar.
Buat kamu yang suka dunia aneh, penuh misteri, dan bertarung lawan robot aneh, game ini cocok banget.
Atomic Heart 2 bukan sekadar game — ini bakal jadi pengalaman yang sinematik dan menegangkan.
Dengan kualitas produksi tinggi dan dunia yang super detail, ini bisa jadi game wajib tahun depan.
Kalau kamu suka plot aneh, aksi cepat, dan dunia yang tidak biasa, pantau terus update-nya.
vyr
Editor : Toar Rotulung