JAGOSATU.COM Jakarta - Dr. dr. Erlina Burhan, Sp.P(K), Ketua Satgas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, memberikan kiat kepada masyarakat untuk menghadapi COVID-19 dalam masa endemi, termasuk pemakaian masker dan pentingnya isolasi mandiri (isoman) ketika terkonfirmasi positif.
"Erlina menjelaskan isoman tidak lagi diperlukan bila seseorang terinfeksi COVID-19, dengan catatan, gejala yang dialami masih masuk dalam kategori ringan, seperti flu atau batuk.
Baca Juga: Ribuan Kader PDIP Sulut Berangkat ke Jakarta untuk Meriahkan Puncak Perayaan BBK
Orang positif COVID-19 dengan gejala ringan masih diperbolehkan beraktivitas seperti biasa dan harus memakai masker serta tidak melepasnya bila berada dengan orang lain atau di keramaian," ujar Erlina pada jumpa pers daring, Kamis.
Pada Rabu (21/6), Presiden Joko Widodo secara resmi mencabut status pandemi COVID-19 di Indonesia dan menggantinya dengan status endemi.
Erlina menegaskan perlunya edukasi yang lebih banyak kepada masyarakat agar dapat menghadapi virus SARS-CoV-2 dengan tepat setelah perubahan status tersebut.
Meskipun endemi menunjukkan penanganan COVID-19 yang terkendali dan tingkat imunitas masyarakat yang baik berkat vaksinasi, Erlina menyatakan bahwa endemi bukan berarti virus COVID-19 sudah tidak eksis.
Erlina juga menekankan pentingnya pemakaian masker sebagai kesadaran individu, terutama bagi mereka dengan penyakit imunitas atau penyakit bawaan.
Baca Juga: 10 Tips untuk Mengolah Daging agar Mendapatkan Tekstur yang Lebih Empuk
Meskipun negara telah menghapus kewajiban pemakaian masker, Erlina menyarankan agar mereka yang berisiko tetap menggunakan masker di tempat-tempat ramai.
"Bila memiliki penyakit yang berhubungan dengan imunitas yang mudah tertular, kalau punya risiko untuk mudah sakit, pakai lah masker untuk melindungi diri, tidak masalah mengenakan masker di keramaian walaupun tempatnya sudah tidak menerapkan penggunaan masker," ujar Erlina.
Dalam situasi endemi, Erlina menyampaikan bahwa gejala COVID-19 sudah dianggap seperti flu biasa.
Baca Juga: Kabar Sedih, Fajri Pria Obesitas 300 Kg Wafat di RSCM Jakarta
Namun, bagi mereka yang mengalami gejala yang lebih berat, isolasi mandiri tetap diperlukan. Erlina juga mengingatkan bahwa edemi tidak menandakan hilangnya virus COVID-19 secara keseluruhan, melainkan penanganan yang berhasil dan tingkat imunitas masyarakat yang tinggi.
Dalam konteks ini, PB IDI mengajak masyarakat untuk tetap waspada, menjalankan protokol kesehatan, dan mengikuti anjuran yang diberikan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri serta orang lain.(antara)