JAGOSATU.COM - Menemukan makanan kucing yang bergizi dan berkualitas tinggi sesuai dengan anggaran adalah sebuah tantangan yang dihadapi oleh para pemilik kucing.
Kucing dapat hidup lama dan sehat jika diberi makan makanan kucing kering terbaik, makanan kucing basah terbaik, atau kombinasi keduanya, asalkan makanan tersebut lengkap dan seimbang sesuai dengan standar Asosiasi Pejabat Kontrol Pakan Amerika (AAFCO).
"Kucing dewasa seberat 8 hingga 10 pon seharusnya mengonsumsi antara 230 hingga 270 kilokalori (kkal) per hari untuk mempertahankan berat badan yang sehat," kata Pedoman Nutrisi Global dari Asosiasi Veteriner Hewan Kecil Dunia (WSAVA).
Baca Juga: Kisah Para Eksil yang Tidak Dapat Kembali ke Tanah Air Akibat Tragedi 1965
Tentu saja, kebutuhan makanan kucing dapat bervariasi tergantung pada tingkat aktivitas mereka. Sebelum mengubah pola makan kucing, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter hewan.
Makanan kucing kering merupakan pilihan yang lebih hemat biaya untuk memberi makan kucing. Pastikan makanan tersebut mengandung keseimbangan protein minimal 26 persen, lemak minimal 9 persen, serta vitamin dan mineral penting seperti vitamin A dan magnesium.
Dalam bahan-bahan makanan kucing, sebaiknya terdapat daging utuh atau tepung daging mengingat kucing adalah hewan karnivora. Biji-bijian juga perlu disertakan sebagai sumber karbohidrat penting untuk membantu meminimalkan hairball, menjaga berat badan yang sehat, dan memfasilitasi pencernaan kucing.
Sementara itu, makanan kucing basah cenderung lebih mahal namun memiliki kandungan air yang tinggi, sekitar 75 hingga 78 persen. Karena kandungan air tersebut, makanan basah lebih mengenyangkan dan cocok untuk kucing yang suka makan.
Dr. Korinn Saker, seorang profesor nutrisi klinis di College of Veterinary Medicine di North Carolina State University, menjelaskan bahwa kucing yang tinggal di dalam rumah mungkin tidak memerlukan nutrisi yang berbeda dari kucing yang tinggal di luar rumah. Makanan khusus untuk kucing rumahan biasanya memiliki kandungan kalori dan lemak yang lebih rendah untuk membantu menjaga berat badan yang sehat.
Baca Juga: Dokter Peringatkan Bahaya Resistensi Antimikroba yang Menyerupai Pandemi yang Tersembunyi.
Frekuensi pemberian makan tergantung pada faktor-faktor seperti usia, gaya hidup, dan kesehatan secara keseluruhan. Anak kucing sebaiknya diberi makan dalam porsi kecil sepanjang hari, sementara kucing dewasa umumnya cukup diberi makan dua kali sehari.
Menyediakan makanan pada waktu dan jumlah tertentu akan membantu mengontrol asupan makanan kucing Anda dan mencegah makan berlebihan. Penting juga untuk memberikan air bersih dan segar setiap saat.
Memperhatikan asupan makanan kucing dengan cermat adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan dan umur panjang mereka.
Pastikan untuk memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi kucing Anda dan berkonsultasilah dengan dokter hewan jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tertentu.(antara)
Editor : Aryanti Sasamu