JAGOSATU.COM - Memasuki awal tahun, kebanyakan orang menetapkan resolusi untuk mencapai berbagai hal pada tahun 2024.
Tidak jarang pula, resolusi tersebut mencakup pencapaian dalam bidang percintaan.
Dengan kehadiran era digital yang semakin kuat, banyak individu memanfaatkan berbagai aplikasi kencan online, salah satunya adalah Bumble.
Setelah melakukan survei terhadap 25.000 lajang di seluruh dunia, Bumble memberikan gambaran mengenai harapan para bujangan dalam mencari cinta di tahun 2024.
Wanita Memilih Pria yang Lebih Muda
Usia bukan menjadi masalah dalam pencarian pasangan hidup, dan masyarakat akan semakin terbuka dengan hal tersebut pada 2024 mendatang.
Hampir 45 persen wanita mengatakan kesenjangan usia dalam hubungan menjadi kurang signifikan seiring bertambahnya usia pasangan.
Sehingga, perempuan semakin tidak masalah untuk memiliki hubungan romantis dengan pria yang lebih muda dari mereka.
Kencan Val-Core
Kencan Val-Core adalah sebuah tren yang akan mulai banyak dilakukan oleh lajang yang mencari pasangan pada 2024.
Kencan Val-Core adalah berkencan dengan seseorang yang memiliki minat terhadap isu-isu sosial dan nilai-nilai yang mereka percayai.
Bumble membuktikan, 1 dari 3 wanita di dunia setuju bahwa seseorang yang mereka kencani harus mengetahui dan paham dengan isu-isu sosial yang terjadi di dunia saat ini.
Tidak Berusaha Mengubah Pasangan
Memang, tidak ada orang yang sempurna. Tapi para lajang mengaku lelah jika pasangan mereka terus-menerus mendorong dan memaksa mereka mengembangkan dan memperbaiki diri.
Mereka lebih suka berkencan dengan seseorang yang tidak berusaha untuk menguah mereka, dan menerima mereka apa adanya.
Tidak Terburu-Buru
58 persen lajang lebih terbuka mengenai kesehatan mental mereka di tengah dunia yang bergerak sangat cepat.
Sehingga mereka merasa tidak ingin terburu-buru dalam berkencan dan lebih menikmati keintiman emosional bersama pasangan.
Berhubungan dengan itu, 72 persen perempuan menginginkan hubungan jangka panjang, namun hanya 28 persen di antaranya yang menginginkan pernikahan. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey