Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Penemuan Mumi Perempuan Kuno, Berusia Lebih dari 1.200 Tahun, dalam Posisi Berdoa di Situs Arkeologi El Brujo

Deiby Rotinsulu • 2024-04-01 12:33:00
ilustrasi penemuan mumi perempuan
ilustrasi penemuan mumi perempuan

JAGOSATU.COM - Ladycaco bukan hanya salah satu dari banyak mamalia arkeologis yang unik.

Penemuan-penemuan dari reruntuhan-rentuhan hewan menunjukkan sejarah ilmiah yang bervariasi dan memberi kita gambaran yang lebih baik tentang Mochica kuno.

The Moche, peradaban yang berkembang di Peru sebelum Inkas, menjadi pusat penting dari peradaban Mesoamerika. Moche diterbitkan dan mendedahkan potret lain dari Peru sebelum Inkas, antara abad pertama dan kedelapan.

Ladycaco bukan hanya salah satu dari banyak mamalia arkeologis yang unik. Penemuan-penemuan dari reruntuhan-rentuhan hewan menunjukkan sejarah ilmiah yang bervariasi dan memberi kita gambaran yang lebih baik tentang Mochica kuno.

The Moche, peradaban yang berkembang di Peru sebelum Inkas, menjadi pusat penting dari peradaban Mesoamerika.

The Moche, peradaban yang berkembang di Peru sebelum Inkas, menjadi pusat penting dari peradaban Mesoamerika. Mereka mendominasi di Meksiko dan Amerika Tengah.

Mereka memodernisasi dunia melalui sistem pemerintahan yang kompleks, bangunan-bangunan piramida, dan, seperti banyak peradaban ilmiah, menggunakan agama untuk memperkuat masyarakat.

Pada tahun 2006, arkeolog menemukan sebuah fosil mamalia Mochica di situs arkeologis El Brujo, yang terletak sekitar 45 km utara Trujillo di Wilayah Lambayeque dari Peru.

Dia dikenal sebagai Ladycaco. Itu adalah salah satu penemuan arkeologis paling signifikan yang terkait dengan Moche.

Penemuan ini menggulingkan teori-teori sebelumnya tentang Moche, yang sebelumnya dianggap sebagai masyarakat terorganisir oleh male warrior.

Pada tahun 2006, arkeolog menemukan sebuah fosil mamalia Mochica di situs arkeologis El Brujo, yang terletak sekitar 45 km utara Trujillo di Wilayah Lambayeque dari Peru. Dia dikenal sebagai Ladycaco.

Itu adalah salah satu penemuan arkeologis paling signifikan yang terkait dengan Moche. Penemuan ini menggulingkan teori-teori sebelumnya tentang Moche, yang sebelumnya dianggap sebagai masyarakat terorganisir oleh male warrior.

Ladycaco ditemukan pada pertengahan dua puluhan ketika dia meninggal sekitar 450 M.

Sebab kematiannya paling mungkin disebabkan oleh proses persalinan atau kehamilan. Ini terjadi pada waktu yang penting, penemuan itu pada usia 25 tahun, diperkirakan harus membawa kehidupan ke Moche berusia 1.200 tahun.

Kontras pahit antara artefak dan kompleksitas kebudayaan Moche. Temuan tentang Ladycaco menunjukkan bahwa wanita memiliki peran yang signifikan dalam masyarakat Moche.

Peradaban Moche tidak hanya terdiri dari peradaban pejuang pria, tetapi pemimpin yang disebut sebagai "Wanita Besar", atau mungkin seorang ratu Moche yang telah memerintah Chicama Valley.

Hari ini, kebanyakan ilmuwan percaya bahwa Ladycaco bisa menjadi seorang ratu atau bahkan seorang dewi Moche yang telah diberi penghargaan oleh masyarakat Chicama Valley.

Sebelumnya, diyakini bahwa Moche telah menjadi masyarakat yang diperintah oleh pria prajurit, tetapi asumsi ini ternyata salah.

Penemuan Ladycaco menunjukkan bahwa wanita memiliki posisi yang tinggi dalam masyarakat Moche.

Peradaban Moche tidak hanya terdiri dari peradaban pejuang pria, tetapi juga pemimpin wanita yang disebut "Great Woman" atau mungkin seorang ratu Moche yang telah memerintah Chicama Valley.

Penemuan Ladycaco menunjukkan bahwa wanita memiliki peran yang signifikan dalam masyarakat Moche.

Sebelumnya, diyakini bahwa Moche telah menjadi masyarakat yang diperintah oleh pria prajurit, tetapi asumsi ini ternyata salah.

Penemuan Ladycaco menunjukkan bahwa wanita memiliki posisi yang tinggi dalam masyarakat Moche.

Peradaban Moche tidak hanya terdiri dari peradaban pejuang pria, tetapi juga pemimpin wanita yang disebut "Great Woman" atau mungkin seorang ratu Moche yang telah memerintah Chicama Valley.

Ladycaco ditemukan dengan senjata-senjata emas di sekitarnya dan memakai kalung panjang V-shaped yang membingkai wajahnya dengan gambar sebuah gunung di tengah dan sisa-sisa sebuah pukulan yang dilapisi dengan lapisan besar, masing-masing membingkai wajah dengan cara yang sama.

Dia memiliki beberapa tato simbolis. Di lengannya dan wajahnya, ilmuwan menemukan simbol-simbol khusus. Di tempat-tempat lain, tato mencakup biji-bijian, tanda bintang, dewa yang berwujud ikan, dan kehidupan lautan.

Semua ini mencerminkan elemen-elemen keyakinan budaya dan juga mungkin tampak di perhiasan yang dikenakan oleh perempuan bangsawan di tempat-tempat sakral di situs arkeologis El Brujo.

Ladycaco ditemukan dengan senjata-senjata emas di sekitarnya dan memakai kalung panjang V-shaped yang membingkai wajahnya dengan gambar sebuah gunung di tengah dan sisa-sisa sebuah pukulan yang dilapisi dengan lapisan besar, masing-masing membingkai wajah dengan cara yang sama.

Dia memiliki beberapa tato simbolis. Di lengannya dan wajahnya, ilmuwan menemukan simbol-simbol khusus. Di tempat-tempat lain, tato mencakup biji-bijian, tanda bintang, dewa yang berwujud ikan, dan kehidupan lautan.

Semua ini mencerminkan elemen-elemen keyakinan budaya dan juga mungkin tampak di perhiasan yang dikenakan oleh perempuan bangsawan di tempat-tempat sakral di situs arkeologis El Brujo.

Ladycaco dianggap sebagai wanita penting atau mungkin dewi Moche yang diberi penghormatan oleh masyarakat Chicama Valley.(***)

 
 
 
 
Editor : Deiby Rotinsulu
#mumi perempuan berusia 1200 tahun #lady caco #mumi perempuan kuno #mochika kuno #mamalia arkeologi