Jagosatu.com
Setiap orang tua pasti ingin anaknya tumbuh cerdas, sehat, dan berprestasi di sekolah.
Namun, banyak yang belum menyadari bahwa kunci utama ada pada nutrisi yang dikonsumsi anak setiap hari.
Otak anak membutuhkan asupan gizi yang tepat agar bisa berkembang secara optimal sejak usia dini.
Menurut World Health Organization (WHO), 60% energi otak anak berasal dari nutrisi yang dikonsumsi sehari-hari.
Salah satu nutrisi penting adalah omega-3, yang berperan dalam perkembangan sel saraf dan memori anak.
Omega-3 banyak terdapat pada ikan laut seperti salmon, tuna, dan sarden.
Selain omega-3, protein juga menjadi kunci penting dalam membangun jaringan otak yang sehat.
Protein bisa diperoleh dari telur, daging, kacang-kacangan, hingga susu.
Dilansir dari Healthline, zat besi juga sangat dibutuhkan otak anak untuk mendukung konsentrasi dan daya fokus.
Kekurangan zat besi sering kali menyebabkan anak mudah lelah, sulit fokus, dan prestasi belajar menurun.
Vitamin B kompleks juga berperan penting dalam mengubah makanan menjadi energi bagi otak.
Vitamin ini bisa ditemukan dalam sayuran hijau, biji-bijian, dan produk hewani.
Kalsium bukan hanya baik untuk tulang, tapi juga membantu proses pengiriman sinyal antar sel otak.
Magnesium pun tak kalah penting, karena berperan dalam menenangkan saraf dan membantu kualitas tidur anak.
Zat gizi lain yang wajib ada adalah zinc, yang mendukung perkembangan memori jangka panjang anak.
Vitamin D juga berperan dalam pertumbuhan otak, selain menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat.
Antioksidan seperti vitamin C dan E melindungi otak anak dari kerusakan sel akibat radikal bebas.
Asupan karbohidrat kompleks dari nasi merah, gandum, atau oatmeal juga penting sebagai sumber energi otak.
Orang tua sebaiknya menyediakan pola makan seimbang agar 10 nutrisi ini bisa terpenuhi setiap hari.
Dengan nutrisi lengkap, anak akan lebih mudah berkonsentrasi, semangat belajar, dan siap meraih prestasi di sekolah.
(m)
Editor : ALengkong