Gedung Markas Twitter Menghapus Lambang X dari Atapnya

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Selasa, 1 Agustus 2023 | 09:25 WIB
Ilustrasi logo aplikasi X yang terpasang di ponsel pintar. X diperkenalkan oleh Elon Musk setelah mengambil langkah perubahan citra Twitter menjadi X.
Ilustrasi logo aplikasi X yang terpasang di ponsel pintar. X diperkenalkan oleh Elon Musk setelah mengambil langkah perubahan citra Twitter menjadi X.

JAGOSATU.com - Pada Senin (31/7) pagi, lambang 'X' yang bersinar terang dicopot dari gedung bekas markas besar Twitter di Market Street, San Francisco, Amerika Serikat, meskipun baru beberapa hari dipasang.

Baca Juga: Moskow Dihantui Upaya Serangan Tiga Drone yang Dikerahkan oleh Ukraina

Beberapa laporan menyatakan bahwa lambang 'X' tersebut tidak lagi terlihat di atas gedung perusahaan yang kini dimiliki oleh Elon Musk. Petugas terlihat menurunkan huruf 'X' tersebut setelah kantor Kota San Francisco menerima keluhan dari warga setempat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

Laporan media juga menyebutkan bahwa lambang raksasa 'X' tersebut tidak memiliki izin resmi, sehingga gedung tersebut harus memenuhi persyaratan izin untuk memastikan pemasangan lambang secara aman dan tidak merusak struktur bangunan.

Perusahaan Twitter, yang sekarang dimiliki oleh miliarder Elon Musk dan berganti merek menjadi "X", juga mengubah logonya dari lambang burung biru yang ikonis menjadi "X".

"Kalau logo 'X' terpasang malam ini, besok kami akan menayangkannya di seluruh dunia," ujar Musk.

Elon Musk membeli Twitter pada tahun sebelumnya dengan harga 44 miliar dolar AS (sekitar Rp663,95 triliun).

Baca Juga: Gelombang Panas Melanda Korea Selatan, 12 Orang Meninggal Dunia

Namun, platform media sosial tersebut kemudian mengalami penurunan nilai, diikuti oleh penghengkangan pemasang iklan dan banyak keluhan dari pengguna yang tidak puas dengan perubahan-perubahan kontroversial yang dilakukan.

Editor : Alfianne Lumantow
Amerika Serikat Elon Musk san francisco Market Street