JAGOSATU.COM - Ratu Yordania Rania Al Abdullah telah mengeluarkan kritik terhadap pemimpin Barat yang terlihat diam terkait serangan Israel di Gaza. Dalam pernyataannya, yang dilansir dari The Guardian pada Kamis (26/10), Ratu Rania mengecam negara-negara Barat atas kurangnya respons terhadap konflik tersebut, dan ia berpendapat bahwa sikap diam ini memberikan kesan bahwa mereka ikut terlibat dalam serangan Israel di Gaza.
Ratu Rania, yang memiliki latar belakang Palestina, juga mengomentari perlakuan ganda dalam respons dunia terhadap konflik tersebut. Dia mencatat bahwa pada awalnya, dunia mendukung hak Israel untuk membela diri dan mengutuk serangan tersebut pada tanggal 7 Oktober.
Namun, seiring berjalannya waktu, Israel melakukan serangan udara yang menyebabkan banyak korban sipil, termasuk anak-anak, dan memberlakukan pengepungan di Gaza, menciptakan krisis kemanusiaan.
Ratu Rania menyoroti paradoks di mana tindakan seperti membunuh seluruh keluarga dengan senjata dianggap salah, tetapi menembak mereka hingga tewas dianggap dapat diterima.
Dia juga mencatat bahwa beberapa pemerintah Barat telah secara terbuka mendukung Israel sambil mendesak pemenuhan hukum internasional.
Ratu Rania menyatakan bahwa penolakan Barat untuk mendukung gencatan senjata adalah tindakan yang membingungkan dan bagi banyak orang di wilayah tersebut, hal ini membuat Barat terlibat melalui dukungan mereka kepada Israel dan dukungan yang mereka berikan secara terselubung. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey