Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sam Altman Kembali Jadi CEO OpenAI Usai Diberhentikan 5 Hari

Tina Mamangkey • 2023-11-24 10:26:35
Sam Altman saat berkunjung ke Indonesia. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Sam Altman saat berkunjung ke Indonesia. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

JAGOSATU.COM - Dalam kejadian yang mengejutkan, OpenAI mengumumkan pengangkatan kembali Sam Altman sebagai CEO setelah krisis internal selama seminggu terkait pemberhentian mendadaknya.

Keputusan tersebut mengakibatkan kekhawatiran akan terjadi eksodus massal dari perusahaan, dengan ratusan anggota staf mengancam untuk berhenti sebagai bentuk solidaritas terhadap Altman.

Resolusi tersebut melibatkan pembentukan dewan baru yang dipimpin oleh mantan eksekutif Salesforce Bret Taylor.

Tokoh-tokoh penting seperti mantan Menteri Keuangan AS Larry Summers dan CEO Quora Adam D'Angelo akan bergabung dengan dewan tersebut.

Altman, salah satu pendiri dan mantan CEO, menyatakan antisipasinya untuk kembali ke OpenAI dan menyoroti pentingnya membangun kemitraan yang kuat dengan Microsoft. Microsoft merupakan pemain kunci dalam investasi OpenAI.

Pergolakan dimulai ketika Altman dicopot dari posisi CEO sekitar lima hari yang lalu, memicu gejolak internal dan tekanan investor terhadap stabilitas.

Microsoft, sebagai investor besar, awalnya menawarkan Altman peran untuk memimpin tim peneliti AI baru di sana.

Namun, Altman, dengan dukungan CEO Microsoft Satya Nadella, akan kembali sebagai CEO OpenAI di bawah struktur kepemimpinan baru.

Melalui cuitan di X (sebelumnya Twitter), Nadella menyambut baik perubahan kepemimpinan tersebut, menekankan pentingnya perubahan tersebut dalam mencapai pemerintahan yang lebih stabil, terinformasi dengan baik, dan efektif.

Microsoft juga sedang mempertimbangkan perubahan dalam struktur tata kelola OpenAI, termasuk kemungkinan meningkatkan ukuran dewan direksi dan meningkatkan tingkat pengalaman yang diperlukan bagi anggota.

Ini sesuai dengan tujuan Microsoft untuk meningkatkan perlindungan, mengingat investasi besar mereka sebesar USD 13 miliar pada OpenAI belum lama ini.

Negosiasi sedang berlangsung antara Altman, dewan OpenAI, dan CEO sementara Emmett Shear mengenai kemungkinan pengangkatan kembali Altman.

Nadella telah menyatakan ketidakpuasannya dengan kurangnya pemberitahuan dari dewan OpenAI sebelum penghentian Altman, dan menggarisbawahi pentingnya komunikasi dan kolaborasi.

Terlepas dari kembalinya Altman, Nadella bersikeras melakukan perubahan tata kelola yang signifikan di OpenAI.

Microsoft sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk menempatkan salah satu eksekutifnya di dewan OpenAI tetapi berhati-hati terhadap potensi tantangan dari regulator Amerika Serikat (AS).

Saat diskusi berlangsung, Microsoft tetap bungkam mengenai masalah ini.

Nasib kembalinya Altman dan dewan direksi saat ini kemungkinan besar akan membentuk lintasan masa depan OpenAI, sebuah perusahaan yang terkenal dengan produk andalannya, ChatGPT.

Chatbot berbasis model bahasa tingkat lanjut telah meraih popularitas global, mencapai lebih dari 100 juta pengguna bulanan dalam waktu satu tahun setelah dirilis ke publik pada November 2022. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Sam Altman Gabung dengan Microsoft #openai #Sam Altman Bos Chatgpt Dipecat Secara Mendadak #Sam Altman #Sam Altman Tolak Jadi Bos ChatGPT Lagi #Microsoft