Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Apple-Amazon Bersatu Tantang Starlink

Pratama Karamoy • Kamis, 16 April 2026 - 16:44 WIB
ALIANSI: Jaringan satelit Leo milik Amazon akan diperkuat dengan jaringan satelit Globalstar yang 20 persen sahamnya dimiliki Apple.
ALIANSI: Jaringan satelit Leo milik Amazon akan diperkuat dengan jaringan satelit Globalstar yang 20 persen sahamnya dimiliki Apple.

 

NEW YORK – Persaingan global dalam pengembangan internet satelit langsung ke ponsel kian memanas seiring langkah Apple Inc. dan Amazon yang memperkuat kolaborasi strategis mereka. Kerja sama ini diarahkan untuk menantang dominasi SpaceX melalui jaringan Starlink milik Elon Musk.

Dilansir dari The Verge, Amazon menyepakati akuisisi jaringan satelit orbit rendah milik Globalstar senilai 11,57 miliar dolar AS atau sekitar Rp 198,2 triliun (kurs Rp 17.130 per dolar AS). Akuisisi ini mencakup lisensi spektrum, operasional, serta aset perusahaan untuk diintegrasikan dengan jaringan satelit Leo milik Amazon yang sedang dikembangkan.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Amazon mengambil alih kerja sama Globalstar dengan Apple. Perlu diketahui, Apple sebelumnya memiliki sekitar 20 persen saham dan memanfaatkan infrastrukturnya untuk menghadirkan layanan komunikasi darurat berbasis satelit pada perangkatnya.

"Kami akan bekerja sama dengan operator jaringan seluler untuk mewujudkan visi kami sekaligus memperluas konektivitas yang andal dan berkecepatan tinggi kepada pelanggan, di mana pun mereka berada di dunia," kata Amazon dalam pernyataan resmi.

 

Baca Juga: IMF: Ancaman Resesi Global Menguat

 

Konektivitas Fitur iPhone-Apple Watch

Amazon dan Apple juga menandatangani perjanjian baru untuk menghadirkan konektivitas satelit pada fitur iPhone dan Apple Watch saat ini maupun di masa depan. Globalstar saat ini mendukung layanan tersebut pada iPhone 14 ke atas serta Apple Watch Ultra 3. Itu termasuk untuk mengirim pesan ke layanan darurat, menghubungi keluarga dan teman, meminta bantuan di jalan, serta membagikan lokasi pengguna.

Kesenjangan Kapasitas

Di sisi lain, perbandingan kapasitas menunjukkan kesenjangan signifikan. Hingga akhir 2025, SpaceX telah mengoperasikan lebih dari 650 satelit yang dilengkapi kemampuan seluler dari total sekitar 10.000 satelit Starlink. Sementara itu, Globalstar hanya memiliki sekitar 25 satelit aktif di orbit rendah.

Namun, Amazon tidak tinggal diam. Perusahaan milik Jeff Bezos tersebut menyatakan tengah mempercepat peluncuran satelitnya dan menargetkan lebih dari 3.200 satelit dalam jaringan Leo. Saat ini, lebih dari 200 satelit telah mengorbit sebagai fondasi awal ekspansi tersebut.

Perbedaan Pendekatan

Perbedaan pendekatan juga menjadi faktor pembeda utama. Starlink mengandalkan kemitraan dengan operator seperti T-Mobile untuk menghadirkan layanan Direct-to-Cell. Sementara Apple-Amazon mengembangkan konektivitas langsung ke perangkat tanpa ketergantungan penuh pada operator. (din/dns)

Editor : Pratama Karamoy
#Google #Amazon #Apple