Mobil Listrik Tiongkok Lebih Murah dan Canggih dari Buatan AS

Pratama Karamoy • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 15:53 WIB
KUASAI PASAR: Mobil-mobil BYD di tempat penyimpanan di Tiongkok sebelum diekspor. (Foto: AFP)
KUASAI PASAR: Mobil-mobil BYD di tempat penyimpanan di Tiongkok sebelum diekspor. (Foto: AFP)

 

BEIJING – Produsen mobil listrik asal Tiongkok semakin menguasai pasar global berkat kombinasi harga yang lebih murah dan teknologi yang lebih canggih dibandingkan kendaraan listrik buatan Amerika Serikat (AS). Keunggulan tersebut membuat posisi produsen otomotif AS, termasuk Tesla, menghadapi persaingan yang semakin berat.

Dilansir RNZ, Jumat (24/7), perubahan itu terlihat dari meningkatnya penjualan mobil listrik Tiongkok di berbagai negara. Salah satunya di Australia, ketika kapal BYD Zhengzhou mengirim 5.000 unit mobil listrik dalam satu pengiriman terbesar yang pernah diterima negara tersebut.

Pendiri lembaga riset Carloop, Riz Akhtar, mengatakan mobil listrik Tiongkok menawarkan nilai lebih bagi konsumen. Menurut dia, dengan harga sekitar 40.000 dolar Australia, kendaraan tersebut sudah dilengkapi berbagai fitur teknologi modern serta memberikan kenyamanan berkendara. "Pembeli tidak akan mengeluarkan uang lebih jika bisa memperoleh produk yang lebih baik dengan harga lebih rendah," ujarnya.

Baca Juga: Kapal Dagang Iran Diserang Ukraina di Laut Kaspia

Sebaliknya, AS mulai tertinggal. Pemerintahan Presiden Donald Trump menghentikan sejumlah insentif kendaraan listrik. Kebijakan itu menyebabkan berbagai proyek kendaraan listrik dibatalkan dan memperlambat pengembangan industri EV domestik. Kini Tiongkok memproduksi lebih dari 75 persen kendaraan listrik dunia, sedangkan produksi AS masih di bawah 5 persen. (din/gas)

Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos
global