JAGOSATU— Personel dan pesawat dari Airlift Wing Angkatan Udara Amerika Serikat (U.S. Air Force) ke-374 dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) menyelesaikan Latihan Cope West 2026 (CW26), sebuah latihan kerja sama angkutan udara taktis antara kedua negara, dalam upacara penutupan di Pangkalan Udara Sam Ratulangi, Manado, pada 11 September. Pertama kali dilaksanakan pada 1989, CW26 merupakan pelaksanaan Cope West yang ke-13 kalinya di Indonesia.
Personel Angkatan Udara AS berlatih bersama personel TNI-AU selama CW26 yang berlangsung pada 7–11 September. Kedua angkatan udara melaksanakan berbagai latihan operasi udara taktis gabungan serta bertukar keahlian dalam berbagai bidang, termasuk keamanan pangkalan, pemeliharaan operasional, kesehatan penerbangan, dan evakuasi medis melalui udara.
Sersan Teknis Angkatan Udara AS Tristen Meadors, teknisi Skuadron Evakuasi Medis Udara ke-18 (18th Aeromedical Evacuation Squadron), kiri depan, dan Kapten Angkatan Udara AS Patrick Higgins, perawat penerbangan Skuadron Evakuasi Medis Udara ke-109 (109th Aeromedical Evacuation Squadron), menunjukkan kepada personel medis TNI Angkatan Udara cara memasang dua tandu di lantai pesawat C-130J Super Hercules Angkatan Udara AS selama Latihan Cope West 2026 di Manado, Indonesia, 9 September 2026. (Foto Angkatan Udara AS oleh Sersan Teknis David Owsianka)
Sersan Staf Angkatan Udara AS Daysy Rodriguez, teknisi evakuasi medis udara (Aeromedical Evacuation/AE) Skuadron Evakuasi Medis Udara ke-109, kiri depan, dan Sersan TNI Angkatan Udara Yusri Ariansyah, perawat penerbangan Skuadron 33, bersiap memasang infus pada lengan Sersan Teknis Angkatan Udara AS Tristen Meadors, teknisi evakuasi medis udara Skuadron Evakuasi Medis Udara ke-18, dalam skenario latihan evakuasi medis udara selama penerbangan dalam Latihan Cope West 2026 di Indonesia, 10 September 2026. (Foto Angkatan Udara AS oleh Sersan Teknis David Owsianka)
Seorang penerbang TNI Angkatan Udara berbincang dengan rekannya sebelum pesawat C-130H Hercules TNI Angkatan Udara lepas landas dalam Latihan Cope West 2026 di Manado, Indonesia, 9 September 2026. (Foto Angkatan Udara AS oleh Sersan Teknis David Owsianka)
“Latihan Cope West memberikan kesempatan yang sangat baik bagi Angkatan Udara AS di Pasifik dan TNI-AU untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan untuk bekerja sama,” ujar Konsul Jenderal AS di Surabaya Chris Green dalam upacara penutupan CW26 pada 11 September. “Kami juga menyadari bahwa latihan ini, sebagai bagian dari Kemitraan Strategis Komprehensif kita, turut berkontribusi pada terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang aman dan sejahtera melalui kerja sama keamanan yang saling menguntungkan.”
“Hubungan yang baik harus terus dipelihara dan dikembangkan,” ujar Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay. “Kami tidak melihat Cope West 2026 semata-mata sebagai sebuah kegiatan yang berakhir hari ini. Kami berharap hubungan dan komunikasi yang telah terjalin selama latihan ini dapat terus berlanjut melalui berbagai bentuk kerja sama lainnya.”
Pacific Air Forces, melalui koordinasi dengan berbagai komponen, sekutu, dan mitra, menyediakan kemampuan udara, antariksa, dan siber bagi Komando Indo-Pasifik AS guna mendukung terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
Editor : Clavel Lukas