Lukas 9:18-21
HABITUASI BERDOA
Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang dirl, datanglah murld-murid-Nya kepada-Nya. Lalu la bertanya kepada mereka: Kata orang banyak, siapakah Aku ini? (ay.18)
Oswald Chamber menulis bahwa "jawaban terbesar sebuah doa adalah ketika orang yang berdoa memiliki pemahaman yang semakin benar tentang Yesus yang menjadi Tuhan dan Juruselamat dalam hidupnya." Orang tersebut akan menjalani hidup ini dengan penuh rasa takut pada Tuhan, mengasihi sesama dengan sungguh-sungguh. Sekarang pertanyaannya adalah apakah kita memiliki kebiasaan dalam berdoa?
Yesus selalu memperlihatkan kebiasaannya dalam berdoa. Berdoa bisa dilakukan bersama dengan keluarga ataupun seorang din. Sebelum memulai segala sesuatunya, Yesus selalu memperlihatkan kebiasaan berdoa. Doa menjalin relasi yang semakin utuh tentang arti dan tujuan hidup yang tengah kita jalani dalam dunia. Doa yang biasa dilakukan seorang diri dapat menolong kita untuk memiliki pemahaman dan kedekatan kita kepada Tuhan. Ketika Yesus sedang berdoa seorang diri dan murid-murid-Nya datang untuk bercakap-cakap, maka tampaklah esensi dari percakapan tersebut bahwa tidak semua mengenal diri Yesus, mereka menduga-duga tentang jati diri Yesus yang disangka para murid sebagai Yohanes Pembaptis, Elia dan nabi-nabi dahulu yang telah bangkit. Hanya Petrus yang bisa menjawab dengan tepat bahwa Yesus adalah Mesias. Jawaban Petrus memperlihatkan kebenaran bahwa Yesus memang Mesias yang telah dinanti-nantikan oleh orang Israel. Lalu mengapa Yesus melarang Petrus menyebarluaskan kebenaran bahwa Yesus adalah Mesias yang telah dinubuatkan dalam Perjanjian Lama sebagai Juruselamat. Serita ini tidak boleh disebarluaskan sesuai dengan waktu Tuhan.
Kita patut bersyukur untuk Tuhan Yesus Sang Juruselamat dunia, Sang Mesias yang datang untuk menyelamatkan manusia sehingga kita akan mengikuti pola hidup atau habituasi Sang Juruselamat yaitu memiliki jam doa seorang diri agar dalam banyak hal kita memiliki hikmat dalam berkata-katadan berbuat.
Doa : (Tuhan Yesus, terima kasih untuk waktu doa yang selalu Engkau berikan. Kami semakin dekat dan yakin bahwa Engkau selalu memelihara hidup kami). Amin
Editor : Alfianne Lumantow