1 Korintus 1:10-13
"SALING MELENGKAPI DALAM PELAYANAN"
"Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu.... " (ay.10)
Salah satu keunikan Indonesia adalah negara kesatuan dengan realitas kebhinekaan baik suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Maka diharapkan adanya penerimaan terhadap kebhinekaa, agar tercipta kerukunan segenap bangsa Indonesia. Namun kita menyaksikan tidak jarang terjadi konflik dengan nuansa SARA menunjukkan bahwa realitas kebhinekaan bangsa ini sekaligus berpotensi untuk terjadinya perseteruan dan perpecahan. Demikian juga halnya dalam kehidupan berjemaat dengan segala kebhinekaan dan yang dilandasi oleh kasih Kristus, tidak lepas dari konflik dan perpecahan.
lnilah yang dinasihati Paulus kepada jemaat di Korintus terkait hal kerukunan diawal suratnya. Hal itu menunjukkan betapa masalah perpecahan menjadi isu penting di jemaat Korintus. Paulus mengungkapkan: "Tetapi aku menasihatkan kamu.... supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu.... " (ay. 10). Sepertinya pengidolaan terhadap pemimpin menjadi sumber masalah di jemaat Korintus. Bahkan di antara mereka saling menonjolkan kelebihan pemimpin mereka masing-masing (Paulus, Apolos dan Kefas, ay. 12). Mereka menempatkan diri berdasarkan, pemimpin-pemimpin yang disukai dan kemudian mereka saling mengunggulkar pemimpin-pemimpin tersebut. Bagi Paulus, sesungguhnya setiap orang yang dipakai untuk menjadi alat-Nya selalu diperlengkapi dengan berbagai karunia untuk saling menopang/mendukung dalam pelayanan, sehingga pemberitaan lnjil tidak menjadi sia-sia.
Paulus mengingatkan kita, bagaimana potensi-potensi konflik yang menimbulkan perpecahan perlu diantisipasi, kemudian diarahkan kepada dasar panggilan kita sebagai gereja yang adalah Tubuh Kristus. Sebagai hamba Tuhan, apa sih yang kita banggakan? Betapa diberkatinya sebuah gereja dengan para pelayannya dan masing, masing dengan segala kelebihandan kekurangannya, kemudian salin; melengkapi bahkan menopang satu dengan yang lain. Perlu disadari bahwa sebagai hamba-hamba yang memuliakan Kristus, harusnya menghargai rekan sekerja, dan membenci perpecahan Tubuh Kristus.
Doa : (Allah yang pengasih, mampukanlah kami menghayati bahwa segala karunia-Mu di dalam diri kami supaya kami saling melengkapi). Amin
Editor : Alfianne Lumantow