Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, 31 Juli 2024, Keluaran 1:1-14 Rancangan Keselamatan Tuhan.

Alfianne Lumantow • 2024-07-23 11:44:35
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Keluaran 1:1-14

RANCANGAN KESELAMATAN  TUHAN

Tetapi makin ditindas, makin bertambah banyak dan berkembang mereka, sehingga orang merasa takut kepada  orang Israel itu. (ay.12)

Teologi Kristen yang membahas  tentang  keselamatan,  yaitu soteriologi,  dikatakan bahwa manusia hanya selamat karena imannya kepada Kristus. Keselamatan diwujudkan dalam praktik hidup yang  sejalan dengan iman itu. Artinya,  antara  iman yang mengandalkan  anugerah dan kemurahan Tuhan dengan praktik serta perbuatan  Iman  tidak ada yang  bertolak  belakang. Iman membuahkan  perbuatan  baik dan perbuatan  baik respon iman kepada Allah yang benar.

Dalam rangka keselamatan itu,  ada dua pandangan yang bertolak belakang. Pertama, keselamatan dianggap datang dari pihak manusia melalui amal dan  perbuatannya.  Kedua, keselamatan  datang dari pihak Tuhan yang mengerjakan tindakan penyelamatan itu. Nampaknya, Alkitab, dalam rangka menjelaskan tentang  keselamatan lebih  memilih model yang  kedua. Keselamatan  adalah prakarsa  dan inisiatif  dari Tuhan. Tuhan sendiri yang mengerjakan karya keselamatan itu kepada manusia dan ciptaan lainnya.  Karena konsepnya demikian, maka Israel pun mengenal Allah sebagai  la  yang  bertindak.  Allah dikenal Israel karena karya penyelamatan-Nya yang telah membawa Israel keluar dari Mesir menuju tanah perjanjian,  Kanaan. Dengan tangan Allah sendiri la telah membawa Israel menjadi  bangsa yang merdeka dari perbudakan.

Jika demikian,  maka umat Tuhan Israel memahami Allah dan karya keselamatan-Nya  tidak abstrak melainkan konkret. Allah sendiri adalah pelaku sejarah keselamatan itu. Israel adalah subjek serentak objek wujud karya keselamatan Allah. Di sinilah panggilan umat Israel mengisi keselamatan itu menjadi tugas pengutusan yang  tidaklah  mudah. Mengapa? Karena yang namanya keselamatan bukan sekadar mengalami anugerah Allah, tetapi bagaimana menghidupi  keselamatan itu melalui cara hidup yang benar. Mari menggumuli hal itu.

 

Doa : (Kami percaya akan keselamatan-Mu dalam hidup yang benar). Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT