Mazmur 98:7-8
ALAM RAYA TURUT MEMUJI TUHAN
"Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorak serempak" (ay. 8)
Cukup banyak motif bagi orang percaya untuk bersyukur dan memuji Tuhan. Motif-motif itu antara lain, pertama, pemellharaan Tuhan dengan melindungi kita dari segala macam kecelakaan, baik di dalam perjalanan maupun di tempat kerja. Kedua, Allah memberikan kemampuan dan keberanian untuk menolak dan mengatakan tldak pada hal-hal yang memang tidak balk dan tldak benar untuk dilakukan. Ketiga, Allah menyediakan alternatif pemecahan masalah yang selama ini sulit didapatkan yang seolah-olah datang dengan mudah. Masih banyak motif yang lain.
Pemazmur menunjukkan kepada umat Israel bahwa sukacita dan puji-pujian kepada Allah Israel oleh umat-Nya hendaknya juga diikutioleh bangsa-bangsa, bahkan seluruh alam raya yang ada di bumi: laut, dunia, gunung dan sungai (ay. 7-8). Biarlah gemuruh laut dan segala isinya, dunia serta semua penghuninya dan juga sungai-sungai bertepuk tangan dan gunung-gunung bersorak-sorai serempak. Bisa jadi gempa di laut, gempa bumi di darat atau gempa vulkanik dipahami oleh pemazmur sebagai cara alam memuji-muji Tuhan, Sang Pencipta. Sebab seringkali juga umat Israel melihat Allah memakai alam untuk menunjukkan maksud dan rencana-Nya, bahkan tindakan penghukuman-Nya. Bila melihat ayat 9 maka menjadi jelas bagi kita cara Allah datang menghakimi bumi dan dunia dengan kejujuran dan keadilan-Nya.
Cara Tuhan memelihara kehidupan alam semesta ini, lebih khusus untuk kehidupan di bumi ini terhadap manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan, sesungguhnya memang tidak dapat dipahami oleh akal pikiran manusia. Waiau demikian, orang percaya akan melihatnya dari dan melalui iman percaya bahwa Allah selalu melakukan perbuatan-perbuatan ajaib untuk keselamatan alam semesta ini, terlebih bagi orang yang sungguh-sungguh percaya kepada-Mu.
Doa : (Tuhan setiap makhluk bumi memuji dan memuliakan nama-Mu, tolong dan sadarkan kami ya Allah untuk mau memuliakan nama-Mu di setiap waktu dan tempat kami berada di hari ini). Amin
Editor : Alfianne Lumantow