Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, 21 Maret 2025, Yesaya 5:3-4 Panen Yang Tidak Diharapkan.

Alfianne Lumantow • 2025-03-21 16:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Yesaya 5:3-4

PANEN YANG TIDAK DIHARAPKAN

"Aku menantikan dia menghasilkan buah anggur,  mengapa yang dihasilkan hanya buah anggur yang asam?" (ay.  4b)

Pada pagi hari tadi renungan firman Tuhan memberitahukan kepada  kita  bahwa Tuhan Allah kecewa atas buah yang dihasilkan oleh  kebun  anggur-Nya.  Padahal bibitnya terpilih,  pemeliharaannya sangat baik,  apa yang salah? Rupanya tidak menjadi jaminan bagi kita   bahwa kebun anggur dengan  bibit terpilih dan pemeliharaan yang begitu baik akan menghasilkan  buah yang baik atau buah seperti  yang  diharapkan.  Begitulah hidup dan  kehidupan  orang percaya.  Karena itu, pemilik kebun anggur mengungkapkan rasa kecewaannya, "mengapa yang dihasilkannya hanya buah anggur yang asam."

Pada ayat 3-4  bacaan kita menjelaskan bahwa Tuhan menyapa penduduk Yerusalem dan orang  Yehuda, agar  mereka  menjadi saksi hidup mengenai tindakan yang akan diambil oleh TUHAN, sang pemilik kebun anggur.  Hati nurani mereka diketuk agar bisa membenarkan apa yang akan dilakukan selanjutnya oleh TUHAN terhadap  kebun  anggur-Nya.   Pertanyaan  retoris  diajukan  oleh mereka yang mendengar kekecewaan pemilik kebun anggur terhadap hasil kebunnya itu (ay. 4).

Tuhan selalu  menginginkan  "buah"  terbaik  dari orang percaya yang telah dipelihara dan diberkati-Nya (bdk. Mat. 7:29-23).  Dalam Markus 11 :12-14, dijelaskan bahwa sekalipun ibadah-ibadah Israel begitu  marak  dan  diikuti banyak  orang,  akan  tetapi  buah  dari ibadah-ibadah  itu,  yaitu  perbuatan-perbuatan  yang  Tuhan kehendaki tidak terwujud dalam kehidupan,  maka Allah akan murka (dikutuklah  pohon  ara  itu).  Begitu  juga  yang  Allah  kehendaki dengan kebun  anggur-Nya  pada  masa  kini  (gereja).  Hendaknya warga gereja juga  sadar bahwa kita jangan  hanya giat beribadah dan bekerja, tetapi tidak mau mewujudkan kehendak-Nya di dalam ibadah,  bekerja dan kehidupan ini. Allah yang telah kecewa pada bangsa Yehuda di masa lalu, dapat saja menghukum kita.

 

Doa : (Tuhan, ampuni kami yang tidak taat dan setia kepada-Mu, sehingga bukan "buah"  yang baik dan benar kami hasilkan di hari ini, tetapi "buah" yang busuk dan tidak berkenan kepada-Mu). Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT