Yesaya 5:5-6
JANGAN KECEWAKAN TUHAN
" ...Aku akan menebang pagar durinya; sehingga kebun itu di makan habis; Aku akan merobohkan temboknya, sehingga kebun itu diinjak-injak" (ay. 5)
Setiap orang tua pasti bangga dan senang apabila anak-anak mereka melakukan hal-hal yang baik dan benar dalam hidup mereka dan kehidupan ini. Bukan hanya mereka melakukan hal yang balk dan benar itu sesuai dengan harapan dan arahan klta sebagal orang tua atau karena keinginanmereka sendiri. Melainkan juga, mereka berani mengoreksi kekeliruan dan kesalahan orang tua mereka. Sebab, tidak selamanyaarahan dan perintah orang tua itu selalu baik dan benar. Begitu hal ini kita sadari, maka biasanya orang tua akan semakin bangga pada anak-anakmereka.
Upaya TUHAN dalam memelihara umat-Nya sebagai kebun anggur kepunyaan-Nya sudah sedemikian baik adanya (ay. 2c). Namun, kebun anggur itu, tidak menghasilkan buah seperti yang diharapkan oleh pemilik kebun anggur itu, buah anggur itu asam (ay. 2f dan 4d). Kebun anggur TUHAN yang memang mengecewakan itu nampaknya tidak perlu lagi dipelihara dan diolah. Lebih baik kebun anggur itu diserahkan kepada oranq-oranq luar (musuh) untuk diinjak-injak seperti tanah (ay. 5). Akhirnya kebun itu menjadi lahan liar dengan semak duri, bahkan bisa menjadi kering sama sekali karena TUHAN menahan awan-awan yang membawa air hujan. Jelas bahwa pemilik kebun anggur itu adalah TUHAN sendiri, Sang Penguasa langit dan bumi (ay. 6).
Kesempatan indah di hari ini terbuka lagi bagi kita untuk menghasilkan "buah kehidupan" yang diharapkan Tuhan. Berkata jujur, bertindak benar dan adil, bertanggungjawab dan tuntas dalam melaksanakan tugas di sekolah, kantor, di tempat kerja bahkan di rumah adalah "buah-buah" kehidupan diharapkan oleh Tuhan. Tentunya "buah" yang kita hasilkan itu hanya untuk memuliakan nama Tuhan Yesus.
Doa : (Tuhan Yesus, jaga dan lindungi kami, agar di hari ini kami dapat menghaslllran "buah kehidupan" seperti yang Tuhan harapkan). Amin
Editor : Alfianne Lumantow