Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, 23 Maret 2025, Mazmur 66:5-7 Bersukacita Di Dalam Tuhan.

Alfianne Lumantow • 2025-03-23 16:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Mazmur 66:5-7

BERSUKACITA DI DALAM TUHAN

"Oleh sebab itu marilah kita bersukacita karena Dia ... '' (ay.  6b)

Bersukacita di dalam Tuhan senantlasa merupakan salah  satu cara hidup orang percaya.  Mengimani hal inl, John Melchior Bosco memutuskan sejak  ia  masih belia  untuk membawa kegembiraan kepada orang-orang di sekitamya. Terinspirasi oleh vlsl rohanl  yang diterimanya melalui mimpi, Don Bosco -demikian sapaan popularnya -  mengembangkan metode pendidikan yang berdasar pada cinta kasih ketimbang hukuman. Metode demikian la terapkan dalam pelayanan-pelayananedukatif kepada anak-anak jalanan, anak-anak yang berkonflik dengan hukum, dan anak-anak mlskin yang menjadi korban dari dampak buruk industrialisasi di Turin, Italia, abad 19. Sejalan dengan itu, Don Bosco juga memperjuangkan hak-hak anak yang magang untuk mendapatkan istirahat. Kendati perjuangannya mendapat banyak tentangan, pelayanan Don Bosco membawa perubahan sosial. Demikianlahsukacita baginya bukan sekadar diskursus teologis,  melainkan karunia Roh Allah  (Gal. 5:22)  yang mewujud dalam pekerjaan-pekerjaanbaik bagi sesama yang menderita.

Pemazmur dalam Mazmur 66 juga  menyerukan pesan serupa dalam nyanyian gubahannya. Pertama,  sukacita sejati datang dari pengenalan akan  kuasa  dan  kasih  Allah  (ay.  5-6).  Belajar dari peristiwa terbelahnya Laut Merah, Israel dimotivasi untuk berpengharapan di tengah kesesakan dan bukan terlena dalam ketakutan dan  keputusasaan. Kedua, sukacita sejati  datang dari  keyakinan akan  kedaulatan Tuhan  atas  bangsa-bangsa dan  pemberontak-pemberontak (ay. 7). Berpegang pada keyakinan ini,  orang percaya dimotivasi untuk tetap bekerja dan melayani dengan sukacita kendati situasi dunia ditandai dengan maraknya korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, konflik, dan kehancuran alam. Justru di tengah situasi inilah, panggilan sebagai pewarta Kabar Baik semakin mendesak untuk dikerjakan. Sama seperti Allah yang aktif membarui ciptaan- Nya dan menyelamatkan mereka ·yang menderita, bersediakah kita membawa sukacita dengan merawat demokrasi,  memperjuangkan keadilan,dan melestarikan alam?

 

Doa : (Ya  Kristus, anugerahkanlah kami sukacita dalam berpartisipasi  mewujudkan kebenaran, keadilan, kesejahteraan, dan perdamaian). Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT