Yudas 1:19-23
HADAPI GURU PALSU DAN PEMECAH BELAH
Berjalanlah bersama Tuhan dan berbelas kasihlah kepada sesama
"Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Ay. 21).
Sobat muda, jika ada teman yang membawa pengajaran yang berbeda menciptakan perpecahan di antara kita. Apakah yang akan kamu lakukan? Mengusir mereka? Atau menghakimi mereka? Dalam situasi ini, Yudas memberikan dua pedoman penting yang sejalan dengan hukum kasih.
Pertama, fokuslah untuk berjalan bersama Tuhan! Seorang yang mengasihi Tuhan akan setia dalam iman kepada-Nya. Ini dimulai dengan berdoa dalam Roh Kudus. Berdoa dengan keyakinan bahwa Roh Kudus akan membantu kita dalam kelemahan kita (band. Roma 8:26). Roh Kudus jugalah yang akan menuntun kita untuk mengenal kehendak Allah dan melaksanakannya dalam kehidupan hari lepas hari. Tanpa kesediaan untuk berjalan bersama Tuhan, maka iman kita bisa goyah, terombang-ambing oleh arus dunia. Kedua, kita dipanggil untuk menunjukkan belas kasih kepada sesama kita. Namun, belas kasih harus diiringi dengan ketaatan kepada Tuhan. Kita tidak boleh menghakimi sesama, tapi bukan berarti kita berdiam diri menonton penyebaran disinformasi. Kita tetap dapat menyatakan kebenaran dengan tetap menjadi teladan bagi orang lain.
Yesus adalah contoh terbaik bagi kita. Dalam kasih-Nya kepada Allah, la menunjukkan belas kasih kepada mereka yang sakit dan tersisih. Ia tidak menghakimi orang yang berdosa. Namun pada saat yang sama, Yesus tidak ikut-ikutan dalam perbuatan yang tidak berkenan kepada Allah. Dalam pertolongan Roh Kudus, kita pun dapat mengikuti teladan Yesus yang menuntun sesama kepada Allah. Pertanyaannya, maukah kita bertahan dalam kasih Allah dan sesama? Siapkah kita menyatakan kebenaran, meski mungkin harus menghadapi penolakan? Apakah kita siap berbelas kasih, meskipun harus mengorbankan waktu dan tenaga? Mari kita berkomitmen untuk menjadi generasi yang berani, penuh kasih, dan selia pada kebenaran. Amin.
Doa : Ya Tuhan, bantulah kami untuk setia berjalan bersama-Mu dan berbelas kasih kepada sesama kami Amin.
Editor : Alfianne Lumantow