Wahyu 1:4-8
HINGGA AKHIR
"Akulah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Maha Kuasa" (ay. 8)
Dalam pertandingan balap motor atau mobil, kecelakaan atau kerusakan kendaraan kerap terjadi di tengah balapan. Kadang, ada pembalap yang sejak awal memimpin, tetapi gagal mencapai garis akhir karena kendaraannya rusak. Orang tidak akan peduli seberapa cepat ia sebelumnya, sebab ia tetap dicatat sebagai pembalap yang gagal menyelesaikan lomba. Hidup sebagai orang percaya pun serupa: yang utama adalah kesetiaan sampai garis akhir. Seperti pembalap sejati yang bertahan hingga garis finis dan menjadi juara, demikian pula kita dipanggil untuk terus menjaga iman, seberat apa pun perjalanan kehidupan ini.
Kitab Wahyu ditulis ketika gereja mula-mula mengalami tekanan berat. Pada masa itu, kaisar Romawi memerintahkan rakyat untuk menyembah dirinya sebagai Tuhan. Meskipun Wahyu tampaknya hanya ditujukan kepada tujuh jemaat, angka tujuh adalah lambang kesempurnaan yang berarti pesan ini berlaku bagi seluruh umat percaya. Pesan utamanya adalah agar umat tetap setia kepada Yesus Kristus, betapa pun kerasnya penganiayaan yang harus mereka tanggung. Yohanes menyampaikan berkat "dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang." Ini adalah gelar umum bagi Allah, Sang Alfa dan Omega, yang awal dan yang akhir. Segala sesuatu berasal dari Dia dan kembali kepada-Nya, termasuk otoritas para penguasa dunia.
Dalam perjalanan hidup ini, ketika menghadapi tekanan dengan berbagai macam bentuk diskriminasi pada iman percaya kita. dunia bahwa penguasa walaupun para percayalah menyalahgunakan otoritas yang Allah beri, kita tidak akan dibiarkan Nya berjuang sendirian, 'anugerah dan damai sejahtera-Nya' akan menyertai kita. Ingatlah bahwa Dia adalah Allah yang Mahakuasa atas seluruh alam semesta.
Doa: Ya Bapa, mampukan kami mengimani kemahabesaran-Mu dalam melindungi umat-Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow