JAGOSATU.COM – Warga Kota Manado heboh dengan kemunculan beberapa ekor buaya di perairan sekitar Patung Godbless Park. Moment tersebut direkam warga Manado melalui kamera ponsel dan kinin teresebar luas di media sosial. Diselingi narasi spontan bahwa perairan Manado yang selama ini dianggap aman dari buaya, ternyata sudah tidak lagi
Munculnya buaya air asin menandakan bahwa habitat reptile ganas itu tidak terlalu jauh dari lokasi ini. Pemilik IT Center Manado, Jimmy Asiku, di salah satu grup WhatsApp mengaku baru dua hari lalu berenang di kawasan tersebut. Ia kaget setelah tahu ada kawanan buaya berenang di perairan depan patung Godbless Park pada Senin 3 November kemarin.
Potongan video yang direkan warga dari ponsel, sejumlah buaya berenang di kawasan itu dengan bebasnya. Belum diketahui berapa ekor buaya yang teridentifikasi muncul di perairan deretan dengan Manado Town Square (Mantos) ini. ‘’Mungkin sekira tiga atau empat ekor. Tapi bisa saja lebih. Karena beberapa hanya terlihat di bawah air, tidak muncul di permukaan,’’ tutur Serly, warga Sario. Ia turut menyaksikan kawanan buaya ini menyerbut pantai berbatu di sekitar Patung Godbless Park.
‘’Belum tahu fenomena apa, tapi seumur-umur baru sekarang ada buaya muncul di perairan sini. Yang kami tahu pernah ada di dekat Jembatan kuning (maksudnya jembatan air Sungai Sario). Tapi, itu pun sudah lama, sebelum kawasan Mega Mas dan Mantos ditimbun. Setelah itu tidak pernah ada lagi,’’ tambah Ferry, warga setempat.
Seperti diketahui, banyak penyelam suka berenang di perairan dekat Patung Godbless Park Sario. Soalnya di tempat itu airnya cukup dalam dan jernih. Tempat itu juga menjadi lokasi nongkrong anak muda pada sore hingga malam hari. Posisi susunan bebatuan memungkinkan untuk warga naik turun hingga ke air laut. Dikhawatirkan, jika tidak diantisipasi, yang belum tahu kemunculan buaya di tempat itu akan jadi korban keganasan binatang yang bisa hidup di air dan darat ini. ‘’Pemkot Manado setidaknya memberi tanda bahaya bahwa di tempat itu sudah tidak aman bagi pengunjung terutama yang suka nongkrong apalagi yang hobi berenang. Kemunculan kawanan buaya menjadi warning bahwa reptile laut ini bisa ada di mana saja. Habitatnya mungkin di sekitar itu, tapi baru ketahuan sekarang. Semoga Pemkot lekas mengantisipsi,’’ tulis sejumnlah netizen mengomentari unggana foto dan video buaya sedang berenang.(dbs/opr/dth)
Editor : Hairil Paputungan