1 Petrus 2:11-12
BERANI TAMPIL BEDA
Menghidupi iman dengan benar memampukan kita menghadapi tantangan di era digital
"Saudara-saudara yang terkasih, aku menasehati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa" (Ay.11)
Domains ho budak asing dengan yang namanya FOMO atau Fear of Missing Out. FOMO adalah kondisi dimana seseorang merasa takut atau khawatir jika ketinggalan informasi yang sedang viral.
Terlebih jika sebuah trend itu masuk dalam kelompok pertemanan mereka, banyak pemuda yang akan melakukan apa saja sekalipun itu merugikan mereka dan tetap dilakukan agar tidak terlihat ketinggalan zaman. Akibatnya pemuda itu akan mengalami kondisi akan kecemasan berlebih, stress, hingga kurangnya percaya diri.
Petrus dalam suratnya memberikan nasihat agar orang-orang percaya yang ada sebagai pendatang atau perantau dapat menjauhkan diri dari keinginan daging atau perilaku yang jahat dan serupa dengan dunia.
Sebagai pendatang, tentulah diharuskan untuk memiliki cara hidup yang baik agar tidak menjadi bahan pembicaraan oleh penduduk setempat. Keinginan-keinginan daging atau serupa dengan dunia dapat melawan jiwa karena bertentangan dengan kehendak Allah.
Maka dari itu, Petrus melanjutkan dengan nasihat untuk memiliki cara hidup yang baik di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Hal ini dilakukan agar umat tidak difitnah sebagai pelaku kejahatan, melainkan karena iman dan perbuatan yang sesuai dengan kehendak Allah, mereka dapat melihat Allah yang bekerja dalam umat manusia.
Di era FOMO saat ini, banyak pemuda yang tergoda untuk mengikuti trend dengan cara apa pun agar bisa diterima. Melalui Firman Tuhan, kita diajak untuk berani tampil beda. Berani tampil beda bukan berarti anti sosial dan menolak berbagai trend yang ada, tetapi lebih selektif lagi dalam memaknai setiap perkembangan dan trend yang ada di media sosial.
Pakai perkembangan dalam media sosial bukan untuk mengejar pengakuan dunia, tetapi dipakai untuk bisa menjadi saksi Kristus bahkan bersaksi atas kasih Kristus di era digital. Amin.
Doa: Bapa, berikan aku keberanian untuk tampil sesuai dengan kehendakMu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow