Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 13 Desember 2025, Filemon 1:17-19 Saling Menerima

Alfianne Lumantow • 2025-12-11 13:01:37
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Filemon 1: 17-19

SALING MENERIMA

"terimalah dia seperti aku sendiri" (ay.17)

Menerima orang yang dikasihi akan membuat orang bersukacita, tetapi menerima yang pernah menyakiti adalah sebuah perjuangan dalam iman.

Hal inilah yang disadari oleh Paulus ketika berhadapan dengan Filemon. Paulus mengetahui bagaimana Onesimus memperlakukan atau bertindak kepada Filemon.

Meski tidak secara tertulis tentang apa yang dilakukan Onesimus. Beberapa penafsir menyatakan bahwa Onesiumus melarikan diri dari Filemon.

Onesimus melarikan diri dan berjumpa dengan Paulus. Perjumpaan dilanjutkan dengan pelayanan kasih. Karena kasih yang diberikan Paulus kepada.

Onesimus maka Onesimus menjadi pribadi yang berubah. Paulus meyakini bahwa Onesimus bukanlah Onesimus yang lama karena Paulus sudah menganggap sebagai anaknya sendiri.

Namun, Paulus menyadari bahwa Onesimus adalah milik Filemon sehingga Paulus mengembalikan Onesimus kepada Filemon.

Tentu bukan hal yang mudah menerima bagi orang yang telah meninggalkan Filemon, tetapi Paulus menyampaikan permintaan kepada Filemon supaya menerima Onesimus dalam hidupnya sama seperti Filemon menerima dirinya (ayat 17).

Lebih jauh Paulus memberikan jaminan atas hal itu, jika Onesimus merugikan Filemon maka Paulus bersedia menanggung kerugian yang ada (ayat 18).

Jaminan sebagai tanda keseriusan permohonan Paulus kepada Filemon tentang Onesimus. Tentu harapan dan keinginan dari Paulus bahwa Onesimus dapat diterima kembali oleh Filemon dan melanjutkan karya pelayanan bersama.

Dalam konteks keluarga, menerima orang yang sudah merugikan atau menyakiti bukanlah sesuatu yang mudah.

Namun Paulus mengajarkan bagaimana pribadi seseorang dapat berubah menjadi lebih baik.

Paulus mengajarkan untuk dapat menerima orang yang telah merugikan atau menyakiti.

sikap menerima orang ini bukan hanya demi orang yang bersangkutan tetapi juga demi orang yang telah disakiti. Dengan menerima orang yang menyakiti akan memulihkan dan mengobati orang yang disakiti. Amin.

 

Doa: Tuhan biarlah kami saling menerima satu dengan yang lain terlebih yang telah menyakiti. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT