Kejadian 45: 12-15
KETENANGAN DI DALAM KELUARGA
"Yusuf mencium semua saudaranya dan menangis pada bahu mereka. Sesudah itu, barulah saudara-saudaranya bercakap-cakap dengan dia." (ay. 15)
Apa yang dapat membuat kehidupan keluarga kita tenang? Tentu ketenangan bukan karena memiliki harta yang berlimpah atau memiliki anggota keluarga yang masih lengkap.
Kenyataannya harta tidak selamanya menjamin ketenangan dan kebahagiaan. Keluarga yang tidak utuh lagi anggotanya tetap dapat merasakan ketenangan dan kesukacitaan.
Kehidupan yang saling mengasihi dan memaafkan di antara anggota keluarga akan berdampak pada ketenangan di dalam keluarga.
Tindakan Yusuf mencium semua saudara-saudaranya menjadi tindakan yang berdampak pada hilangnya ketakutan dan kekuatiran saudara-saudaranya atas tindakan di masa lalu yang pernah menyakitkan hati Yusuf.
Mereka takut aksi balas dendam Yusuf, namun Yusuf tidak melakukan itu karena cintanya yang besar terha dap saudara-saudaranya.
Yusuf tidak hanya berkata memaafkan kesalahan saudara-saudaranya tetapi mencium satu persatu saudara-saudaranya menjadi bukti bahwa dia benar-benar memaafkan mereka.
Kesukacitaan pun terjadi bahkan penerimaan Yusuf telah memecahkan kekakuan mereka untuk berbicara dengan Yusuf.
Mereka tidak lagi berbicara dengan seorang penguasa di Mesir tetapi berbicara sebagai keluarga yang berjumpa di Mesir.
Tindakan Yusuf yang penuh kasih itu menenangkan semua saudara-saudaranya.
Kekuatiran kadang menerpa kehidupan keluarga kita. Kacemasan, ketakutan, kebimbangan, dan persoalan kehidupan lainnya dapat membuat kita dan keluarga kita tidak tenang dan gelisah.
Dampak ketidaktenangan yang terjadi di dalam keluarga akan membuat setiap anggota keluarga frustasi, mudah emosi.
Saling menyalahkan, dan tidak tenang untuk menyelesaikan masalah Masalah bukan semakin ringan tetapi semakin rumit dan berat untuk dihadapi.
Belajarlah dari tokoh Yusuf yang berdamai dengan saudara-saudaranya.
Yusuf tahu bila pendekatan kepada saudara-saudaranya menggunakan kekuasaan yang dimilikinya maka mereka akan menjauh bahkan meninggalkan dirinya.
Marilah kita selalu menciptakan keharmonisan di dalam keluarga kita masing-masing. Amin.
Doa: Tuhan tuntuniah kami selalu di dalam kasih-Mu agar kehidupan keluarga kami penuh ketenangan dan kedamaian. Amin
Editor : Alfianne Lumantow