Pembacaan Alkitab : Ibrani 12: 10-13
TEMA : DIDIKAN YANG MEMBERI DAMPAK
"Sebab, mereka mendidik kita dalam waktu yang singkat... supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya." (ay.10)
Bacaan hari ini kembali mengingatkan tentang pentingnya didikan. Tidak hanya berbicara mengenai bagaimana didikan diberikan, tetapi juga menekankan pentingnya dampak dari didikan itu sendiri.
Didikan tidak hanya bermanfaat bagi diri yang menerimanya, tetapi juga memberi pengaruh positif bagi sesama.
Artinya, hasil dari didikan dapat berdampak luas, membawa kebaikan dan damai bagi orang lain.
Oleh karena itu, siapa pun yang menerima didikan hendaknya menjadi sumber kebaikan dan damai bagi lingkungannya.
Penulis Ibrani mengakui, tidak mudah untuk menerima didikan. Didikan sering kali dianggap sebagai upaya menggurui atau mengatur. Terlebih ketika didikan menyentuh perilaku, pasti ada yang menolak karena merasa setiap tindakannya sudah benar.
Didikan sejatinya adalah cermin bagi diri. Hal yang perlu disadari bahwa didikan bertujuan untuk kebaikan, bukan untuk menyalahkan atau membenarkan seseorang.
Didikan hanya mengingatkan dan menegaskan kebenaran dari tindakan dan perilaku kita. "...didikan itu menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya" (ay.11b).
Karena itu, diperlukan kesiapan diri untuk menerima dan mewujudkan didikan tersebut.
Pada ayat 12 dan 13, penulis memberikan arahan untuk menguatkan tangan yang lemah, meneguhkan lutut yang goyah, dan meluruskan jalan bagi kaki agar tidak terkilir tetapi justru menjadi sembuh.
Didikan memberi "keamanan" dalam perjalanan hidup, memulihkan dan menguatkan setiap langkah (ay.13).
Pada masa Epifani ini, ketika Yesus menampakkan diri, Firman Tuhan mengajak kita membuka hati bagi didikan-Nya.
Kita tidak akan mampu melangkah tanpa kuasa didikan Tuhan. Jangan berpikir sanggup menjalani hidup hanya dengan kekuatan diri.
Jadilah pribadi yang 3M. Membuka hati. Menerima sepenuh jiwa dan raga, serta Melakukan setiap didikan Tuhan
Doa: TUHAN, ajarkan kami untuk selalu menerima setiap didikan terbaik dari-Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow