Pembacaan Alkitab. Kisah Para Rasul 18:24-25
Tema : Apakah Itu Jalan Tuhan?
"la telah menerima pengajaran tentang Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus." (ayat 25)
Orang sering mengajukan pertanyaan tentang apa itu jalan Tuhan? Banyak orang menyangka bahwa jalan Tuhan adalah jalan yang mulus dan menyenangkan.
Karena itu orang berharap bahwa jalan Tuhan akan membawanya mengalami perubahan nasib.
Sesungguhnya pemahaman ini adalah salah. Harapan itu hanya harapan palsu belaka.
Sebab yang benar adalah seperti syair lagu, "Tuhan tak pernah janji, langit selalu biru, tetapi Dia berjanji selalu menyertai".
Artinya, jalan Tuhan pertama-tama adalah jalan salib (via dolorosa) tentang komitmen menempuh jalan Yesus yang penuh penderitaan sambil berharap bahwa Allah akan menyertai.
Percakapan tentang jalan Tuhan muncul dalam kisah Apolos, seorang Yahudi yang berasal dari Aleksandria.
Sebagai seorang Yahudi yang taat dan pastinya mengenyam sekolah Taurat sejak kanak-kanak, ia dikenal fasih berbicara dan sangat menguasai Kitab Suci (ay. 24).
Hidupnya mengalami perubahan karena ia membuka diri kepada pengajaran tentang jalan Tuhan.
Mungkin saja melalui Paulus, ia menerima cerita-cerita tentang Yesus dan kini menjadi saksi-Nya yang sangat bersemangat (militan).
Salah satu sifat Apolos yang layak diteladani adalah ketelitiannya dalam mengajar tentang Yesus. Sikap teliti ini penting agar ajaran iman tidak salah dipahami.
Sobat teruna, Jalan Tuhan yang diterima dan diajarkan oleh Apolos adalah jalan yang ditempuh Yesus Kristus melalui pengorbanan demi kebahagiaan dan keselamatan manusia.
Setiap teruna dipanggil menempuh jalan Tuhan itu melalui kesetiaan iman kepada Yesus dan kesetiaan kasih kepada sesama.
Pengorbanan terbesar dalam menempuh jalan Tuhan adalah kemampuan menahan diri dari egoisme diri yang merugikan sesama. Amin.
Doa: Aku mau menempuh jalan Tuhan dengan setia kepada-Mu dan kepada sesama yang membutuhkan pertolongan. Amin
Editor : Alfianne Lumantow