Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Teruna, Renungan Harian, Minggu, 25 Januari 2026, Habakuk 1:1-4 Allah Memperhatikan Kita dan Bertindak menurut Waktu dan Ketetapan-Nya

Alfianne Lumantow • 2026-01-23 00:00:00

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 

Pembacaan Alkitab Habakuk 1:1-4

Tema : Allah Memperhatikan Kita dan Bertindak menurut Waktu dan Ketetapan-Nya

Sobat teruna, pernahkah kiba merasa bava doa kita tidak dijawab oleh Tuhan, seolah-olah Dia sedang offline?

Meskipun demikian, kita terus mencoba untuk mengirimkan doa dan berharap Tuhan bisa menjawabnya. Namun, kenyataannya sama saja. Kita tetap merasa bahwa Tuhan tidak merespons doa kita.

Bukannya mendapat kepastian, kita justru mendapat kegelisahan. Mungkinkah Tuhan sengaja diam atau sedang sibuk menjawab doa orang lain?

 

Habakuk 1:1-4 memuat percakapan antara Habakuk dengan Tuhan. Percakapannya diawali dengan keluhan dan keheranan kepada Tuhan atas penindasan dan ketidakadilan yang dialami bangsa Yehuda.

Meski dalam keadaan yang kecewa dan sedih melihat penderitaan bangsanya, Habakuk dengan tulus dan jujur berdialog dengan Tuhan.

Dengan iman, ia bertanya-tanya, mengapa Tuhan yang kudus dan penuh kuasa tampak bersikap diam membiarkan dosa Yehuda (pemimpin bangsa yang tidak memihak kepada rakyat, umat beribadah kepada ilah-ilah asing)?

Mengapa Tuhan membiarkan umat-Nya hidup sebagai korban ketidakadilan? Dengan berdoa, Habakuk punya ruang untuk menyampaikan segala pergumulannya.

 

Sobat teruna, sesungguhnya Tuhan memperhatikan dan mendengar setiap seruan dan teriakan kita.

la senantiasa hadir bahkan dalam setiap deru tangis air mata kita. la tidak meninggalkan kita.

Di saat kita merasa Tuhan terlambat' menjawab permohonan kita, sesungguhnya dalam ruang misteri-Nya, la sedang mempersiapkan jawaban yang sesuai dengan ketetapan dan waktunya-Nya.

Akan tetapi, karena keterbatasan, kita tak sepenuhnya mampu mengerti dan memahami cara Tuhan bertindak.

Sekalipun kita tidak memahami cara-Nya bekerja untuk menjawab permohonan kita, kiranya dengan kekuatan Roh Kudus kita terus percaya bahwa kita selalu dirangkul oleh Tuhan.

Dia juga setia mendengarkan keluhan melalui doa-doa yang kita sampaikan kepada-Nya. Teruslah berdoa, dan nantikanlah jawaban-Nya!. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, mampukan kamu untuk percaya bahwa Engkau senantiasa bertindak menuru waktu dan ketetapan-Mu. Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA TERUNA #GPIB #Renungan Harian