Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 26 Januari 2026, Habakuk 1:12-14 Tuhan Beserta Dan Tetap Tiada Berubah

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Jumat, 23 Januari 2026 | 02:15 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Habakuk 1:12-14

TEMA : TUHAN BESERTA DAN TETAP TIADA BERUBAH

"Bukankah Engkau ada sejak dulu, TUHAN, Allahku, Yang Maha Kudus? Kami tidak akan mati..." (ay.12).

 

Pertanyaan retorika yang ada pada ayat-ayat ini memang seolah-olah nabi berhak meminta jawaban yang menjelaskan alasan atas pilihan Allah menghukum Yehuda dengan menggunakan bangsa yang justru tidak mengenal Allah.

Padahal Habakuk dan Yehuda tidak berhak meminta penjelasan dari Tuhan tentang keputusan-Nya, atas apa yang diperbuat-Nya terhadap orang Yehuda.

Dan karena itu, dalam pertanyaan-pertanyaan Habakuk, ia sesungguhnya menegaskan pengakuan imannya bahwa Tuhan, Allah Israel itu sepanjang masa menjamin keselamatan umat-Nya. Sejak dulu dan sepanjang waktu la tidak pernah berubah dalam kasih-Nya.

 

Bentuk pertanyaan retorika Habakuk mewakili orang Yahudi ini sekaligus menegaskan bahwa Tuhan begitu dekat dan akrab dengan umat-Nya.

Dalam kedekatan dan keakraban itu, umat seolah bisa bertanya dan mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan.

Dalam hubungan yang akrab, Tuhan memberikan ruang terhadap umat-Nya untuk mempertanyakan keputusan-keputusan Allah dalam kehidupan umat-Nya, walaupun tidak seorang pun yang berhak

mempertanyakan Keputusan Allah (Tafsiran Habakuk, J.A. Telnoni, BPK.Gunung Mulia, 2016, hal. 48-49). Bahkan umat memperoleh kepastian bahwa walaupun Tuhan Allah menghukum umat-Nya, tetapi la tidak pernah meninggalkan mereka.

 

Pengalaman hidup yang silih berganti dihadapi, sering membuat kita seolah berhak bertanya kepada Tuhan: 'mengapa ini terjadi atas diri kita?.

Ingatlah bahwa Tuhan, Allah kita selalu adil dan benar dalam keputusan-Nya. Kita telah menerima rancangan cinta kasih kekal yang tidak pernah berubah.

Kristus mengerjakan dengan sempurna, bukti Tuhan, Allah kita tidak pernah berubah cinta kasih- Nya. la telah datang ke dalam dunia, tinggal di antara kita.

Di dalam Kristus nyata sungguh la. Allah yang tetap sama: dulu, kini dan selamanya tidak berubah. la selalu bersama dan tidak pernah meninggalkan kita. Amin.

 

Doa: Terimakasih Tuhan. Keadilan, kebenaran dan kasih-Mu kakai, tak berubah dulu, kini dan selamanya, ada dan mengasihi kami. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN MALAM GPIB SABDA BINA UMAT