Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 27 Januari 2026, Habakuk 2:1-3 Ingat Dan Sabar Menanti JanjiNya

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Sabtu, 24 Januari 2026 | 01:15 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Habakuk 2:1-3

TEMA : INGAT DAN SABAR MENANTI JANJI-NYA

"... Meskipun lambat, nantikanlah itu, sebab hal itu pasti akan datang dan tidak akan tertunda" (ay.3).

 

Semua orang pasti pemah merasakan bahwa menanti dalam apa pun bentuknya terasa sangat lama. Menanti sesuai nomor urut di bank, rumah sakit dll tempat rasanya lama sekali.

Atau pada suatu perjalanan bersama di sebuah wilayah baru dengan jalan yang rusak dan seolah tak berujung, menanti untuk selamat tiba di tujuan adalah sebuah pengalaman yang tidak selalu menyenangkan.

Dibutuhkan berbagai upaya diri sendiri atau bersama teman seperjalanan untuk membuat perjalanan itu ringan dan bisa dinikmati.

Apalagi dalam hal menanti jawaban Tuhan atas sebuah permohonan. Atau menanti hasil dari sebuah proses yang sedang dijalani. Menanti bukanlah hal yang mudah.

 

 

 

 

Habakuk bersama bangsa Yahudi, yang gelisah dan sulit menerima bahwa kerajaan Babel telah menghancurkan Yehuda, mempertanyakan realitas itu.

Di mana Tuhan. Mengapa kerajaan Babel yang tidak mengenal Allah itu dibiarkan mengalahkan Yehuda, walaupun Yehuda patut dihukum.

Sesudah mengajukan pertanyaan- pertanyaan tersebut (seperti di Pasal 1), kini Habakuk menantikan jawaban Tuhan.

Dengan sabar, terus menerus dan sungguh- sungguh, Habakuk menantikan jawaban Tuhan.

Dan jawaban Tuhan yang datang kepada Habakuk dan Yehuda adalah sebuah janji pemulihan yang pasti akan digenapi.

Jawaban Tuhan berupa pemulihan itu akan menjadi kesaksian sepanjang masa tentang kasih setia Tuhan (ay 2).

 

Bagi orang beriman, menanti bukan saja dengan sabar, tetapi dengan iman. Janji Tuhan adalah pasti; ya dan amin.

Jawaban Tuhan sudah pasti akan dinyatakan Menanti dalam iman jawaban Tuhan akan membuat orang percaya menjalani perjalanan hidupnya dengan tekun, setia dan berserah pada tiap rancangan Tuhan.

Menanti dalam iman juga akan membuat orang percaya mengaminkan bahwa tiap jawaban Tuhan adalah yang terbaik. Amin.

 

Doa: Tuhan, tuntuniah kami untuk dengan sabar menjalani setiap hai dan percaya janji Mu selalu digenapi. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN MALAM GPIB SABDA BINA UMAT