Pembacaan Alkitab : Mazmur 8: 1-5
TEMA : MENJAGA KESEIMBANGAN EKOSISTEM
Ya TUHAN, Tuhan kami betapa mullanya nama-Mu di seluruh bumil Keagungan- Mu yang melampaul fangit dinyanyikan. (ay.2)
Norman Edwin, seorang wartawan Kompas dan pecinta alam Indonesia, dalam sebuah catatan berjudul Sahabat Sang Alam berkata, "Jangan hanya partisipasi, tetapi berikan dedikasi yang murni kepada alam."
Sebuah teguran bagi semua manusia dalam hubungannya dengan alam semesta, yang merupakan bagian dari tugas yang dipercayakan Allah kepada kita.
Mazmur 8 mengajak umat untuk mengenal dan memahami lebih dalam tentang manusia yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah.
Perikop ini menegaskan keistimewaan manusia, yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah.
Namun, keistimewaan tersebut, termasuk kuasa dan otoritas yang diberikan atas seluruh ciptaan Allah, harus dipahami sebagai pemberian tugas dan tanggung jawab.
Pengulangan kata "Engkau" pada ayat 5, 6, dan 7 menekankan bahwa Allah adalah pusat dan sumber kehidupan alam semesta.
Dialah yang menciptakan kemegahan dan keagungan alam semesta, memelihara seluruh ciptaan-Nya, dan memberikan kuasa kepada manusia untuk menjadi mitra kerja Allah di bumi.
Oleh karena itu, kita diingatkan bahwa: 1) Allah yang kita kenal dan sembah adalah Allah Pencipta dan sumber segala sesuatu; 2)
Manusia adalah makhluk yang lemah dan hina, tetapi di sisi lain manusia adalah makhluk istimewa karena diciptakan segambar dan serupa dengan Allah (Imago Dei); 3)
Keistimewaan manusia di hadapan Allah mengandung tugas dan tanggung jawab sebagai mitra kerja Allah dalam menjaga dan memelihara seluruh alam semesta ciptaan-Nya.
Mari kita memuliakan Tuhan dengan menjalankan peran kita dalam mengelola alam ciptaan-Nya.
Ayo, bangkit dan tunjukkan dedikasi kita kepada lingkungan alam yang telah dianugerahkan-Nya.
Supaya keseimbangan ekosistem dan kebersihan lingkungan alam tetap terjaga dengan baik sebagai wujud tindakan nyata memuliakan nama Tuhan. Amin.
Doa: Tuhan, mampukanlah kami menjaga alam ini dan isinya. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow