Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 1 Maret 2026, Efesus 1:3-10 Dipilih Dalam Kasih Diutus Untuk Ciptaan

Alfianne Lumantow • Kamis, 26 Februari 2026 - 22:31 WIB

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 

Pembacaan Alkitab : Efesus 1:3-10

TEMA : DIPILIH DALAM KASIH, DIUTUS UNTUK CIPTAAN

"... ditetapkannya di dalam Kristus sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di surga maupun yang di bumi." (ay.9-10)

 

Apakah kita layak dipilih? Jawabannya tidak layak, sebab ketika kita tahu yang baik dan buruk, ada kalanya kita justru melakukan yang buruk (Band. Roma 9:17).

Karena itu, Allah di dalam Kristus menebus manusia dari kuasa dosa melalui kematian-Nya di kayu salib dan mengalahkan kuasa itu dengan kebangkitan-Nya.

Kasih Allah sungguh panjang dan lebar, tak terselami oleh pikiran dan hikmat dunia ini.

 

Dengan penebusan itu, hubungan antara Allah dan ciptaan lainnya dipulihkan, sehingga manusia benar-benar merdeka dan seharusnya hidup kudus serta tak bercacat.

Terkadang orang meragukan apakah kuasa dosa bisa diatasi sehingga manusia hidup kudus. Namun, kita diyakinkan bahwa di dalam Kristus anugerah itu nyata dalam tekad dan kehidupan yang kudus dan tak bercacat.

Rasul Paulus adalah saksi nyata, ia disentuh oleh kasih Tuhan dan akhirnya menjadi saksi -Nya yang luar biasa.

Kita pun mendengar bagaimana orang yang tadinya memusuhi orang Kristen dan membakar Gedung gereja akhirnya bertobat karena disentuh oleh kasih Tuhan.

 

Apa pun dan bagaimana pun realitas hidup yang ada, Kristus menyatukan dan memulihkan: menyatukan orang Yahudi dan non Yahudi, juga memulihkan alam yang rusak oleh dosa manusia (ay.9- 10).

Kristus menjadi berkat bagi dunia ini, sehingga optimisme dibangun dan kemuliaan bagi Allah dinyatakan.

Allah berinisiatif. la memilih umat-Nya dalam kasih, bukan untuk kemuliaan pribadi, melainkan untuk hidup kudus dan menjadi alat pemulihan bagi seluruh ciptaan. Rencana-Nya menyeluruh mencakup bumi dan langit.

 

Di masa Prapaskah ini, mari kita kembali merenungkan siapa kita di hadapan Allah: umat yang dipilih dalam kasih, ditebus oleh Kristus, dan dimeteraikan oleh Roh kudus untuk hidup sebagai saksi kasih-Nya bagi dunia, termasuk bagi bumi yang saat ini merintih. Amin

 

Doa: Ya Tuhan, nyatakanlah kuasa-Mu untuk menyatukan seluruh ciptaan, sehingga ciptaan-Mu dapat mencerminkan kasih-Mu. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT