Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 5 Maret 2026, Markus 12:6-9 Kasih Paling Agung

Alfianne Lumantow • 2026-03-04 09:10:44

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab :  Markus 12: 6-9

TEMA : KASIH PALING AGUNG

"Masih ada satu orang lagi padanya, yakni anaknya yang terkasih. Akhirnya la mengutus dia kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani." (ay.6).

 

Ayat ini menunjuk pada Yesus, Anak Tunggal Allah, sebagai utusan terakhir setelah para nabi ditolak, bahkan dibunuh.

Yesus bukan sekadar utusan, melainkan Anak yang kekasih, yang memiliki otoritas dan kedekatan khusus dengan Allah Bapa.

Harapannya, manusia menghormati dan menyambut-Nya. Namun, kenyataannya Yesus justru ditolak dan dibunuh.

 

Allah tidak tinggal diam dengan penolakan, tetapi mau mengatasinya. la rela menyerahkan diri-Nya mati di kayu salib.

Inilah kasih yang agung. Dengan keyakinan iman ini, kita memahami bahwa kekristenan adalah anugerah Allah..

 

Penolakan terhadap Yesus tidak hanya terjadi pada zaman dahulu. Murid-murid-Nya pun sempat menolak.

Petrus misalnya, menolak ketika Yesus menjelaskan bahwa Mesias harus menderita. Hal yang sama terjadi di dunia yang modern: karya Allah di dalam Kristus sering dianggap kebodohan karena tidak sesuai logika manusia.

Dunia menilai bahwa orang baik pasti mendapatkan upahnya yaitu masuk surga. Namun, Injil menyatakan bahwa "hanya karena anugerah" orang diselamatkan.

 

Apakah kita mau menerima kasih agung itu dengan tulus, rendah hati, dan terus dibaharui di dalam Roh Kudus yang dijanjikan itu?

Pertanyaan ini hendaknya dijawab dengan menengok ke dalam dan perbaikilah dengan memohon kuasa Roh Kudus, sehingga kita semakin menghayati bahwa Tuhan Yesus begitu mengasihi dengan kasih-Nya yang agung itu.

Kasih Allah yang agung itu sering muncul dalam kehidupan, ketika seorang ayah yang demi anaknya ia rela bekerja siang malam, walaupun ada konsekuensi bagi kesehatannya.

Atau kasih ibu yang rela menderita demi kesuksesan anaknya. Kasih agung Allah itu kita terima dan mengalir ke mana pun. Amin.

 

Doa: Tuhan, terima kasih atas kasih-Mu yang agung, dengan mengurbankan diri di kayu salib, sehingga kami selamat. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT