Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Sabtu, 7 Maret 2026 Markus 14:3-5 Give My Best

Alfianne Lumantow • 2026-03-05 16:02:32

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 

Pembacaan Alkitab : Markus 14: 3-5

TEMA : " GIVE MY BEST"

"Pemberian yang terbaik, tidak pernah sia-sia di mata Tuhan"

Ada orang yang menjadi gusar dan berkata seorang kepada yang lain: "Untuk apa pemborosan minyak narwastu ini? (Ay. 4)

 

Sudahkah yang terbaik ku berikan kepada Yesus Tuhanku? Besar pengurbanan-Nya di Kalvari!

Diharap-Nya terbaik dariku" merupakan kalimat dalam potongan lirik lagu dalam NKB 199.

Potongan lirik lagu ini tampaknya masih tetap relevan jika ditanyakan kepada kita di masa sekarang.

Sudahkah kita memberikan yang terbaik kepada Yesus Tuhan dan Juruselamat kita? Atau sering kita terjebak dalam kondisi berhitung tentang untung dan rugi ketika mengikut Yesus di masa muda?

 

Dalam pembacaan Injil Markus 14:3-5 tampak seorang perempuan yang membawa minyak narwastu yang sangat mahal, lalu mencurahkannya kepada Yesus.

Bagi Perempuan tanpa nama tersebut, tindakannya adalah tanda kasih dan penghormatannya yang dalam kepada Yesus.

Akan tetapi, tindakan baik tersebut tampak seperti "pemborosan di mata sebagian orang, sehingga mereka marah dan berkata, "untuk apa pemborosan minyak narwastu ini?

Dengan dalih bahwa harga minyak narwastu dapat diberikan kepada orang-orang miskin. Kemungkinan besar, orang-orang yang marah itu tidak mengenal siapa Yesus.

Akan tetapi, tindakan Perempuan tersebut menunjukkan kasih yang tidak ragu memberikan yang terbaik, bahkan ketika hal itu tampak tidak masuk akal di mata manusia.

 

Hari ini kita belajar dari kisah Perempuan yang mencurahkan minyak narwastu bahwa give your best no matter what.

Selagi masih ada waktu, berikanlah yang terbaik yang bisa kita berikan kepada Tuhan.

Menghitung untung dan rugi tidak membuat berkat-berkat Tuhan bertambah dalam hidup kita, justru menghambat kita memaksimalkan pelayanan kepada Tuhan.

Di masa Pra-Paskah ini, kita diajak untuk memberi diri, bukan saja tentang uang, tetapi hati yang tulus, kehadiran dan perhatian. Amin.

 

Doa: Ya Bapa, aku mau belajar memberikan yang terbaik kepada-Mu. Tuntun aku Tuhan. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian