Pembacaan Alkitab : Mazmur 77: 12-13
TEMA : TUHAN SELALU ADA DALAM MASA MUDAKU
"Seseorang tidak bisa putus asa terlalu lama bila ia mengingat bagaimana Tuhan telah bekerja untuknya di masa lalu. -Charles Spurgeon."
"Aku hendak menuturkan segala pekerjaan-Mu dan merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu" (Ay. 13)
Dalam kehidupan anak muda tidak bisa dipungkiri bahwa jarak dan waktu. Pergaulan yang terjadi bisa dalam pergaulan baik maupun tidak baik.
Pergaulan yang baik biasanya akan membuat pertemanan lebih sehat dan saling mendoakan serta mendukung hal-hal yang baik.
Mazmur 77:12-13, berisi tentang ajakan untuk selalu mengingat dan merenungkan perbuatan-perbuatan Tuhan yang luar biasa dalam hidup kita di masa lalu.
Kondisi yang sedang dialami pemazmur bukanlah kondisi yang bahagia atau hidup tenang, tetapi pemazmur memilih untuk tetap melihat kebaikan Tuhan yang sudah pernah dialami dalam hidupnya di masa lalu.
Walau saat ini pemazmur dalam kondisi kecewa, takut bahkan sedang mengalami penderitaan.
Pemazmur tidak fokus terhadap apa yang sedang dialami sekarang, pemazmur mengubah fokusnya kepada kebaikan Tuhan yang pernah dialami.
Sobat muda, kerap kali kita sebagai anak muda dikala mendapatkan masalah hidup, kekecewaan, kepahitan bahkan penderitaan dalam hidup, kita hanya terfokus kepada apa yang sekarang kita alami.
Kita menjadi anak muda yang akhirnya suka mengeluh, marah bahkan menjadi anak muda yang tidak punya semangat hidup karena masalah yang dialami.
Hari ini kita mau belajar dari pemazmur, bahwa dalam keadaan tidak baik pun (sedang sedih, kecewa,bahkan menderita) kebaikan Tuhan ada dalam hidup kita, sehingga iman kita semakin bertumbuh dalam Tuhan.
Tuhan akan tetap memakai kita untuk karya-Nya yang luar biasa dalam kehidupan kita dengan cara-Nya.
Tuhan tidak akan pemah meninggalkan kita dalam segala keadaan yang kita alami, sehingga kita dapat bercerita kepada orang lain kebaikan Tuhan dalam hidup beriman kita masing-masing dan nama Tuhan selalu dimuliakan. Amin.
Doa: Tuhan, kami mau menjadi pemuda yang membawa sukacita di mana pun kami hadir. Amin
Editor : Alfianne Lumantow