Pembacaan Alkitab : Matius 5:13-14
TEMA : "MELANGKAH MENUJU TEMPAT IBADAH"
Ada banyak prestasi yang bisa membuat orang terkenal. Prestasi mengikuti Yesus adalah teladan menuju Kerajaan Surga
"Kamu adalah terang dunia..." (ay.14)
Sobat muda, kamu adalah garam dunia dan kamu adalah terang dunia? Siapakah kita sehingga menjadi garam-memberi kepada dunia?
Prestasi apa sehingga kita menjadi terang dunia? Bukankah di dunia saat Yesus hidup ada begitu banyak orang penting, orang pandai dan juga penguasa kerajaan di Yerusalem maupun Kerajaan Romawi di Italia?
Apakah Yesus hanya mengarang-ngarang dan ingin membuat para pendengar terbuai oleh kata-kata manis saja?
Pada bacaan hari ini, Yesus sedang berbicara kepada orang- orang yang mengikuti-Nya, selain para murid, juga orang-orang yang kemungkinan orang biasa.
Mereka mengikuti Yesus karena mereka ingin dibebaskan dari keadaan yang buruk, bermasalah, tidak mampu, mengidap sakit-penyakit dan banyak persoalan (Mat. 4:23-24).
Mereka menjadi garam dan terang karena walau susah hidup mereka, langkah kaki mereka mengikuti jalan Kristus.
Melewati jalan yang sulit, mengalami sengatan panas matahari, lapar dan haus, tetapi mereka sedang mengikuti Kristus Yesus.
Orang-orang seperti ini tanpa sadar telah menerangi jalan, menjadi terang serta batu penjuru bagi orang lain untuk melihat kerajaan Allah dalam Yesus Kristus.
Sobat muda, apakah kita tidak mau datang beribadah hari Minggu atau persekutuan Gerakan Pemuda, karena merasa gagal, tidak mampu, banyak persoalan, atau mengalami sakit?
Hari ini Injil Matius membawa kabar sukacita bagi sobat muda. Mungkin kita belum berprestasi seperti orang lain, tetapi berjalan menuju rumah Ibadah dan beribadah adalah sebuah prestasi besar di mata Tuhan.
Dengan demikian sobat muda telah menjadi teladan di mata orang lain, yang memotivasi mereka untuk beribadah kepada Tuhan Yesus Kristus.
Sobat muda, marilah berprestasi sebagai garam dan terang dengan melangkah dan beribadah kepada Tuhan Yesus. Amin.
Doa: Tuntunlah kami ya Bapa, dengan Roh Kudus-Mu agar kami rajin beribadah dalam situasi apa pun, Amin.
Editor : Alfianne Lumantow