Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 21 Maret 2026, Matius 6:1-4 Makan Puji

Alfianne Lumantow • 2026-03-18 03:00:00

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Matius 6:1-4

TEMA : MAKAN PUJI

"Ingatlah, jangan kamu mengamalkan kesalehanmu di depan umum..." (ay. 1).

 

Dari pengajaran kepada para murid-Nya, memberi kesan bahwa Yesus menjunjung ketiga syariat (hukum) agama Yahudi: sedekah, berdoa, dan berpuasa.

Ketiga syariat agama itu diyakini sebagai ketentuan yang ditetapkan oleh Allah demi membangun relasi serta kehidupan yang bahagia.

Ketiga syariat itu juga memelihara relasi, keintiman, atau relasi batiniah dengan Allah, Sumber Bahagia.

Jadi Yesus bukan hendak melarang para murid-Nya melaksanakan kewajiban tiga hukum agama Yahudi tersebut.

Justru yang Yesus koreksi adalah kecenderungan yang salah dalam melaksanakannya, yang akhirnya menghilangkan hakikatnya, yakni memungkinkan mendapat sambutan baik (upah) dari Allah.

 

Yesus rupanya melihat banyak kesalahan dilakukan oleh orang- orang Yahudi ketika bersedekah, berdoa, dan berpuasa. Kesalahan itu akhimya membuat pelaksanaan ketiganya menjadi sia-sia karena Allah tidak akan menyambutnya.

Mereka lebih senang bila dipuji dan mengharapkan ada yang menyebut dirinya saleh serta terkesan murah hati.

Perbuatan memberi sedekah, yakni memberikan sesuatu kepada orang yang berhak dibantu, adalah kewajiban agama serta merupakan keharusan.

Bahkan pemberian sedekah diyakini dapat menjadi tabungan untuk memperoleh rahmat, pengampunan, bahkan keuntungan dari Allah.

 

Berbuat sedekah haruslah dilandaskan kasih serta ketulusan. Salah satu bentuk sedekah kita adalah yang dikumpulkan di gereja sebagai persembahan untuk diakonia bagi yang memerlukan.

Tentu baik bila sedekah atau pemberian tersebut tidak dibarengi rasa tinggi hati, mencari pujian, ingin terkenal, atau mengharapkan kehormatan dari mereka yang diberi serta menambah keuntungan dari Tuhan.

Malah tidak sedikit orang memberi karena termakan pujian. Dorongan kita bersedekah justru harus memandang kepada Kristus yang telah lebih dulu memberikan hidup-Nya sehingga kita menjadi kaya. Amin.

 

Doa: Ya Roh Kudus, bimbing hati dan sikap kami dalam bersedekah, agar tidak terjebak untuk mencari kehormatan dan keuntungan lainnya. Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT