Pembacaan Alkitab : Yohanes 3:1-7
TEMA : NAIK TINGKAT DENGAN HIDUP BARU DAN CARA BARU
Hidup bukan hanya soal memperbaiki apa yang terlihat, tetapi memperbarui apa yang ada di dalam hati dan pikiran.
"Janganlah heran karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali". (Ay.7)
Tikodemus adalah seorang pemimpin agama yang cerdas, punya posisi, karenanya orang. Namun, ketika berjumpa dengan Yesus, ia menyadari ada yang kosong di dalam dirinya.
Lalu kemudian ia datang diam-diam kepada Yesus di malam hari untuk menjumpai-Nya. Tampaknya, ia tidak mau diketahui orang lain tentang apa yang ia lakukan.
Namun, tindakannya memperlihatkan bahwa orang sepertinya pun masih tetap mencari apa itu kebenaran.
Dalam perjumpaan dan dialog dengan Yesus, Yesus menjawab pertanyaan Nikodemus dengan mengatakan "seseorang harus dilahirkan kembali."
Tentu Nikodemus heran karena konsep lahir yang ia pahami adalah kelahiran secara biologis, sehingga pernyataan Yesus baginya tidak masuk akal.
Pernyataan Yesus membingungkan dan juga mungkin membingungkan bagi kita.
Dalam pernyataan-Nya Yesus ingin mengatakan bahwa yang dibutuhkan oleh manusia yang sedang mencari arti hidup yaitu dengan mengalami transformasi total dalam tuntunan Roh Kudus.
Sebagai orang muda, kita masih dalam proses untuk mencari tahu makna hidup dan arti kebenaran yang Yesus katakan kepada kita yakni, "Kita harus lahir baru!".
Menemukan Kembali makna hidup hanya dapat dilakukan ketika kita mau katakan "Biar Roh Tuhan saja yang menuntun dan mengubahkan".
Roh Tuhan itu yang akan menolong kita untuk tidak lagi hidup dengan pola pikir yang lama atau berpusat pada ego sendiri. Dengan hidup baru yang dituntun oleh Roh Kudus, maka segala keputusan, kebiasaan dan nilai-nilai yang kita pegang perlahan juga akan diubahkan.
Di Minggu Prapaskah I ini, kita diingatkan untuk terus merenungkan cara hidup kita sebagai orang muda.
Hidup yang telah ditebus oleh Kristus, kiranya dapat dipakai untuk kemuliaan bagi nama- Nya. Amin.
Doa: Kami memohon pertolongan-Mu agar hidup kami dituntun oleh Roh Kudus dan kami mengalami perubahan yang baik. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow