Pembacaan Alkitab : Yudas 1:22-23
TEMA : BELAS KASIHAN MESTI DITUNJUKKAN
"Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu." (ay.22)
Dalam beberapa peristiwa kejahatan, kita pernah mendengar bagaimana penjahat melakukan tipu daya. Orang yang tadinya tidak berpikiran negatif, hanya berniat menolong saat berpapasan dengan seseorang yang membutuhkan pertolongan, ternyata justru menjadi korban sindikat orang-orang yang mau melakukan penipuan bahkan kejahatan keji.
Tidak jarang hal seperti ini membuat manusia berpikir ulang untuk menolong orang lain, karena manusia lain bisa memanfaatkan kepekaan manusia untuk menolong sebagai ajang perampasan. Dunia kini dipenuhi dengan kondisi seperti itu.
Mereka yang hidup dalam kebaikan Allah akan peka terhadap yang lain, sementara mereka yang jauh dari Tuhan melihat kebaikan manusia ini sebagai kelemahan dan jalan masuk melakukan tindak kejahatan.
Yudas memberikan kita arah dan pola kebaikan yang harus tetap dipertahankan. "Tunjukkanlah belas kasihan."
Kita memiliki tugas yang tak pernah berubah meski dunia berubah, yaitu belas kasihan kepada semua ciptaan-Nya: belas kasihan kepada mereka yang hidupnya penuh keragu-raguan, belas kasihan kepada mereka yang hidup dalam api, dan belas kasihan kepada mereka yang hidup cemar.
Tantangan berbuat kasih tidak hanya dari luar sebagaimana kondisi masa kini, tetapi juga tantangan dari dalam diri sendiri: maukah kita sungguh-sungguh berbelas kasih dan menolong?
Tuhan memberikan kita hati yang berbelas kasih, bukan untuk bersikap acuh tak acuh terhadap sesama. Apa jadinya jika semua manusia tidak mau peduli terhadap sesamanya?
Apa jadinya jika dunia ini hanya dipenuhi kejahatan? Renungan ini mengajak kita hidup lembut dalam kasih, teguh dalam kebenaran yang sejati.
Di dunia yang terkadang membingungkan, Tuhan memakai orang percaya sebagai alat-Nya, bukan untuk menghakimi, tetapi untuk menyelamatkan, memulihkan, dan membawa terang Kristus dengan hikmat. Amin.
Doa: Allah Mahapengasih, kami tetap mau menunjukkan belas kasih kepada sesama. Tolong kami, Tuhan, agar terhindar dari tipu daya kejahatan yang mengatasnamakan kebaikan. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow