Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Selasa, 28 April 2026, Roma 12:9  Kasih Yang Munafik

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Senin, 27 April 2026 | 10:35 WIB
logo gpib
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Roma 12:9

TEMA : KASIH YANG MUNAFIK

Hiduplah dengan kasih yang tulus, bukan dengan hati yang menghitung

Hendaklah kasih itu tulus ikhlas! Bencilah yang jahat; berpautlah pada yang baik (ay.9)

 

Walk the talk sebaikan di residen Joko Widodo di Indonesia karena diucapkan oleh presiden Joko Widodo di sebuah forum internasional. Idiom ini menekankan konsistensi antara ucapan dan perbuatan.

Tetapi idiom ini tidak melihat, bahwa tidak semua ucapan sungguh-sungguh lahir dari hati yang tulus. "Lain di mulut, lain di hati" tampaknya dapat menjadi pelengkap bagi idiom "walk the talk" untuk merujuk pada orang yang perbuatannya tidak konsisten dengan ucapannya.

Sekaligus ucapannya tidak konsisten dengan isi hatinya. Inilah pengertian yang lengkap mengenai hipokrisi/ munafik sebagai lawan dari tulus ikhlas.

 

Rasul Paulus dalam ayat ini, secara implisit, ingin mengatakan bahwa ada kasih yang ditampilkan dengan motif hipokrisi. Kasih semacam ini adalah kasih yang ditampilkan untuk menyelubungi keuntungan dan kepentingan pribadi.

Sayangnya, kasih yang munafik semacam ini dapat dengan mudah kita temui dalam kehidupan sehari- hari. Bahkan, sering terdengar lumrah dan wajar.

 

Misalnya, ketika kita bertanya pada seseorang yang sedang berpacaran, "Mengapa kamu memilih dia sebagai pasanganmu?" Jawaban yang umum akan kita terima adalah "Karena dia baik pada saya"; "Karena dia mengerti saya"; atau bahkan "Karena dia mencintai saya".

Perhatikanlah, bukankah jawaban-jawaban ini menunjukkan sebuah keegoisan? Fokus jawabannya terletak pada "saya", bukan "dia".

Bukankah ini adalah kasih yang munafik, kasih yang di dasari pada motif kepentingan diri sendiri?

 

Sobat Muda, ingatlah bahwa kasih yang telah kita terima dari Allah adalah kasih yang tulus ikhlas bukan kasih yang munafik, oleh karena itu tampilkanlah juga kasih yang tulus ikhlas itu kepada orang lain.

Jangan lukai perasaan dan hati orang lain dengan kemunafikan yang diselubungi dengan kata-kata dan tindakan atas nama kasih. Amin.

 

Doa: Bapa, ajarkan aku mengasihi orang lain dengan tulus ikhlas. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
SABDA BINA PEMUDA GPIB Renungan Harian