Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Selasa, 28 April 2026, Roma 12:9  Kasih Jauhi Kepura-puraan Dan Kejahatan

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Senin, 27 April 2026 | 10:38 WIB
logo gpib
LOGO GPIB
Pembacaan Alkitab : Roma 12:9

TEMA : KASIH: JAUHI KEPURA-PURAAN DAN KEJAHATAN

 "Hendaklah kasih itu tulus ikhlas! Bencilah yang jahat; berpautlah pada yang baik (ay.9)

 Dalam Injil Lukas 6:27, Yesus berkata: "Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu." Perintah ini menegaskan bahwa kejahatan janganlah dibalas dengan kejahatan (Rom. 12:17).

Memang kita tidak dapat mencegah orang berbuat jahat terhadap kita, tetapi kita bisa mengontrol diri kita untuk tidak berbuat jahat kepada mereka, yakni dengan menghayati kasih Kristus dalam hidup kita.

 

Paulus dalam nasihatnya mengingatkan jemaat di Roma agar memberlakukan kasih Kristus dengan sepenuh hati. Seperti apakah kasih itu?

Pertama, kasih itu tulus, tidak palsu, dan tidak pura-pura, terutama kepada saudara seiman. Rasul Paulus mengafirmasi bahwa dosa yang paling sering terjadi adalah dosa kemunafikan.

Kadang kita terlihat sopan dan tampak hangat di luar, namun dalam hati kita memandang rendah orang lain." Kedua, kasih yang menjauhi kejahatan, yakni kasih yang mampu berbuat baik dengan mengikuti teladan Kristus.

Kasih yang sepenuh hati ini sangat penting untuk dipelihara dalam persekutuan beriman. Hanya dengan melakukannya, orang percaya, khususnya di Indonesia, dapat saling menghibur dan menguatkan di tengah persoalan sosial, termasuk persekusi religius yang semakin marak.

 

 

Saudaraku, mari belajar mengasihi mereka yang selama ini sudah menyakiti kita. Memang tidak mudah mengikuti teladan dan ajaran Kristus.

Kita harus melawan keinginan dan ego diri, lalu belajar untuk mendoakan pertobatan mereka. Tidak jarang, kita bahkan berkorban karena mengalah. Akan tetapi percayalah, Tuhan tidak meninggalkan kita.

Dia menyertai dan memampukan kita untuk mengasihi. Kasih di sini tidak sama dengan mentoleransi dosa dan kejahatan, apalagi membiarkan diri kita terus disakiti.

Sebaliknya, mengasihi artinya memberi kesempatan kepada orang lain untuk mengetahui kebenaran di dalam Kristus. Amin.

 

Doa: Tuhan, penuhilah hati kami dengan kasih-Mu, sehingga kami mampu mengasihi, termasuk mereka yang menyakiti kami. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN PAGI GPIB SABDA BINA UMAT