Pembacaan Alkitab: Yohanes 16:12-15
Tema: Ia Akan Memimpin Kamu ke Dalam Seluruh Kebenaran
“Namun, apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.” (Yohanes 16:13a)
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, Kita hidup pada zaman ketika informasi begitu mudah diperoleh. Dengan satu sentuhan di telepon genggam, kita dapat mengetahui apa yang sedang terjadi di berbagai tempat.
Kita dapat membaca berita, menonton video, mencari jawaban di Google, bahkan bertanya kepada berbagai aplikasi. Namun, persoalannya adalah: apakah semua informasi yang kita terima itu benar?
Kita tahu bahwa tidak semua berita benar. Ada hoaks, berita bohong, informasi yang dipotong, bahkan berita yang sengaja dibuat untuk menyesatkan. Karena itu, kita harus belajar menyaring informasi. Jangan setiap sesuatu yang kita baca langsung kita percaya.
Hal yang sama juga berlaku dalam kehidupan iman. Tidak semua suara yang kita dengar adalah suara Tuhan. Tidak semua keinginan yang ada dalam hati kita berarti berasal dari Roh Kudus. Ada orang yang berkata, “Saya dipimpin Roh untuk melakukan ini,” tetapi ternyata tindakannya bertentangan dengan firman Tuhan dan karakter Kristus.
Misalnya, seseorang mengatakan bahwa ia “dipimpin Roh” untuk berutang, tetapi kemudian tidak mau membayar. Apakah itu pekerjaan Roh Kudus? Tentu tidak. Roh Kudus tidak akan memimpin kita kepada ketidakjujuran. Roh Kudus akan mengingatkan kita kepada karakter Yesus: hidup dalam kebenaran, bertanggung jawab, rela berkorban, mengasihi sesama, dan melakukan kehendak Bapa.
Itulah sebabnya Yesus menyebut Roh Kudus sebagai Roh Kebenaran. Roh Kudus bukan sekadar memberikan informasi kepada kita. Ia memimpin hidup kita supaya semakin sesuai dengan kebenaran Allah dan semakin menyerupai Kristus.
Saudara-saudara, Sering kali kita ingin Tuhan menjawab semua pertanyaan kita. Kita berdoa, “Tuhan, beritahu saya apa yang akan terjadi besok. Siapa jodoh saya? Bagaimana masa depan saya? Pekerjaan apa yang harus saya pilih? Kapan masalah saya selesai?”
Kita ingin mengetahui semuanya sekarang. Padahal, Tuhan tahu bahwa tidak semua hal harus kita ketahui sekaligus. Bayangkan sebuah komputer yang dipaksa menerima terlalu banyak data. Akhirnya komputer bisa hang, error, bahkan rusak.
Demikian juga dengan kita. Jika Tuhan menunjukkan seluruh perjalanan hidup kita sekaligus, mungkin kita tidak sanggup menanggungnya.
Ada hal-hal yang baru dapat kita pahami setelah melewati air mata. Ada jawaban yang baru kita mengerti setelah mengalami kegagalan. Ada rencana Tuhan yang baru terlihat setelah kita menjalani proses dengan sabar.
Karena itu, Tuhan tidak selalu memberikan kepada kita peta lengkap kehidupan, tetapi Ia memberikan Roh Kudus sebagai Penuntun.
Bayangkan seseorang berjalan di tengah hutan yang lebat pada malam hari. Tidak ada lampu, tidak ada jalan setapak yang jelas, dan tidak ada tanda arah. Setiap langkah berisiko membuatnya tersesat. Ia mungkin memiliki banyak pengetahuan tentang hutan, tetapi pengetahuan itu tidak cukup untuk membawanya keluar.
Kemudian datang seorang pemandu yang berkata, “Aku tahu jalan ini. Ikuti aku.” Apa yang harus dilakukan orang itu? Ia harus percaya dan mengikuti. Demikian juga kehidupan kita. Sering kali persoalannya bukan karena Tuhan tidak menyediakan jalan, tetapi karena kita tidak mau dipimpin.
Kita memiliki Alkitab, tetapi memilih mengikuti keinginan sendiri. Kita berdoa, tetapi setelah itu tetap memaksakan kehendak. Kita meminta Roh Kudus menuntun, tetapi ketika arah-Nya tidak sesuai dengan keinginan kita, kita memilih jalan sendiri.
Yesus berkata bahwa Roh Kebenaran akan memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran. Artinya, kehidupan Kristen bukan sekadar mengetahui mana yang benar, tetapi bersedia berjalan dalam kebenaran itu.
Saudara-saudara, Kita mungkin tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Kita tidak tahu seluruh perjalanan hidup kita. Kita tidak tahu kapan masalah selesai atau bagaimana Tuhan akan menjawab setiap doa kita.
Tetapi kita tahu satu hal: kita tidak berjalan sendirian. Roh Kudus hadir untuk menuntun, mengingatkan, menguatkan, menegur, dan membawa kita semakin dekat kepada Kristus.
Karena itu, jangan hanya bertanya, “Tuhan, apa yang akan terjadi dalam hidup saya?” Belajarlah juga bertanya, “Tuhan, ke mana Engkau sedang memimpin saya hari ini?”
Kiranya kita memiliki hati yang peka terhadap tuntunan Roh Kudus. Ketika Ia mengingatkan, kita mau mendengar. Ketika Ia menegur, kita mau berubah. Ketika Ia meminta kita menunggu, kita mau bersabar. Dan ketika Ia menunjukkan jalan, kita mau melangkah dalam iman.
Kita mungkin tidak memegang peta lengkap kehidupan kita, tetapi kita memiliki Sang Penuntun.
Roh Kebenaran akan memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran. Karena itu, percayalah kepada-Nya dan ikutilah pimpinan-Nya. Amin.
Doa : Tuhan Yesus yang penuh kasih, terima kasih untuk firman-Mu. Pimpinlah kami melalui Roh Kudus agar senantiasa berjalan dalam kebenaran, memiliki hati yang taat, dan percaya pada kehendak-Mu. Kuatkan kami menghadapi setiap perjalanan hidup dan jadikan kami saksi kasih-Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow