Pembacaan Alkitab : Amos 4:4-5
TEMA : IBADAH YANG BENAR
"Datanglah ke Bethel dan lalukanlah perbuatan jahat,..." (ay.4a)
Ibadah memiliki tiga aspek dalam kehidupan. Pertama, ibadah pribadi melalui doa dan pembacaan Alkitab. Kedua, ibadah bersama dalam persekutuan jemaat.
Ketiga, ibadah yang diwujudkan melalui perbuatan dalam hidup sehari-hari. Ketiga hal itu tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya.
Ibadah pribadi yang kita lakukan setiap hari akan mendorong kita untuk mengikuti ibadah bersama dalam persekutuan jemaat, dan semuanya akan diwujudkan dalam perbuatan hidup kita.
Ibadah seperti inilah yang berkenan bagi Tuhan.
Ibadah yang dilakukan umat Israel penuh dengan kepalsuan dan kemunafikan.
Mereka menjalankan ibadah hanya sebagai ritual dan ajang pesta untuk menunjukkan prestise mereka masing-masing melalui persembahan persepuluhan dan persembahan-persembahan lainnya.
Sementara itu, dalam kehidupan sehari-hari mereka tetap melakukan penindasan dan kekerasan terhadap kaum miskin.
Ironisnya, para imam membiarkan keadaan tersebut terjadi. Ibadah seperti inilah yang membangkitkan murka Tuhan.
Ibadah yang kita lakukan seharusnya hanya untuk memuliakan nama Tuhan Yesus, yang sudah mengajarkan dan memberi teladan.
Itulah tentang kasih, pengampunan dosa, serta keselamatan. sebabnya, kita selalu terpanggil untuk mensyukurinya baik dalam ibadah pribadi, ibadah bersama dalam persekutuan dan perbuatan nama Tuhan.
Persembahan kita demi memuliakan hidup dan kolekte sukarela lewat persepuluhan, persembahan persembahan syukur serta persembahan lainnya adalah wujud ungkapan syukur kita atas kasih dan kebaikan Tuhan.
Apa yang kita berikan tidak sebanding dengan kasih dan keselamatan yang Tuhan sudah anugerahkan kepada kita. Berikanlah persembahan yang terbaik untuk Tuhan dan pelayanan-Nya.
Teruslah beribadah dengan tulus untuk memuliakan nama Tuhan Yesus, sambil senantiasa melakukan perbuatan-perbuatan yang membawa dampak positif bagi sesama. Amin.
Doa: Ya Tuhan biarlah kami tulus hati dalam beribadah yang diwujudkan melalui kehidupan yang benar dan berkenan kepada Tuhan. Amin
Editor : Alfianne Lumantow