Pembacaan Alkitab : Amos 5:21-27
TEMA : TUHAN MENOLAK IBADAH
"Aku membenci, Aku menghina perayaanmu, dan Aku tidak menyukai perkumpulan rayamu" (ay.21)
Menurut KBBI, integritas adalah mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh.
Hal ini mencerminkan konsistensi antara tindakan, perkataan, dan nilai-nilai yang dianut.
Integritas seorang Kristen tidak hanya tampak dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam perbuatan hidup sehari-hari.
Tuhan menolak seluruh ibadah Israel. Bahkan dikatakan bahwa Tuhan membenci, menghinakan perayaan, dan tidak menyukai pertemuan ibadah mereka.
Korban bakaran, sajian, dan korban keselamatan yang dipersembahkan tidak berkenan di hadapan-Nya.
Puji-pujian yang dinyanyikan dengan gambus dan kecapi pun tidak mau didengar-Nya.
Permasalahannya bukan terletak pada tata ibadah, persembahan, pujian, ataupun firman yang dibacakan, melainkan pada kehidupan mereka yang memisahkan ibadah dari perbuatan sehari-hari.
Keadilan, yaitu memberikan hak kepada sesama sesuai hukum dan kebenaran, tidak lagi ditegakkan.
Kehidupan yang lurus dan konsisten sesuai kehendak Tuhan pun tidak lagi nyata dalam hidup mereka.
Mereka diingatkan bahwa selama 40 tahun, meskipun tidak mempersembahkan korban, Tuhan tetap mengasihi mereka karena hidup mereka masih berjalan dalam keadilan dan kebenaran.
Namun sekarang, keadaan menjadi semakin memburuk dengan adanya penyembahan kepada dewa dewa asing seperti Sakut dan Kewan.
Karena itu, Tuhan berencana membuang mereka ke seberang Damsyik, yaitu ke Asyur.
Kehidupan ibadah tidak berhenti pada ritual semata, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui perjuangan menegakkan keadilan dan kebenaran.
Mempersiapkan ibadah hari Minggu dengan tata ibadah yang baik, musik gereja yang tertata, dan perangkat multimedia yang mendukung memang penting untuk menghadirkan sukacita.
Namun yang tidak kalah penting adalah keselarasan antara ibadah dan kehidupan kita, sehingga setiap aspek hidup menjadi kesaksian yang nyata bagi kemuliaan nama Tuhan.
Doa: Ya Tuhan kasih-Mu yang nyata dalam integritas hidup agar ibadah yang dilakukan selaras dengan perbuatan sehari-hari dalam keadilan dan kebenaran. Amin
Editor : Alfianne Lumantow